PORTAL7.CO.ID - Legenda klub Chelsea, John Terry, secara terbuka menyampaikan rasa frustrasinya terhadap jajaran manajemen klub menyusul keputusan kontroversial pemecatan manajer Liam Rosenior. Keputusan pemecatan ini diambil pada Rabu (22/4) malam WIB setelah The Blues mengalami lima kekalahan beruntun tanpa mampu mencetak satu gol pun di Liga Inggris.

Pergantian kepelatihan ini terjadi sangat cepat, di mana Liam Rosenior resmi diberhentikan setelah hanya memimpin tim selama 106 hari masa kerjanya. Saat ini, kursi kepelatihan akan diisi sementara oleh Calum McFarlane sebagai manajer interim hingga akhir musim 2025/26.

Penunjukan interim ini harus segera mempersiapkan tim menghadapi jadwal padat, termasuk laga krusial pada semifinal Piala FA melawan Leeds United yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (26/4) mendatang. Kondisi internal yang tidak stabil dan penurunan performa tim telah menimbulkan keresahan signifikan bagi Terry, yang mencatatkan 717 penampilan bersama klub London tersebut.

Mantan kapten yang memenangkan 15 trofi bersama Chelsea ini mengungkapkan kekhawatiran utamanya mengenai prospek klub dalam menarik pelatih kelas dunia di masa mendatang. Hal ini menjadi fokus utama kekhawatiran sang legenda klub.

"Saya khawatir tentang apa yang akan terjadi dengan klub ini," buka John Terry, Legenda Chelsea, menyoroti ketidakpastian masa depan tim.

Terry secara spesifik menyoroti potensi kesulitan klub dalam bursa transfer pelatih permanen, terutama karena ancaman absen dari kompetisi antarklub Eropa musim depan. Ia berharap pandangannya mengenai situasi sulit ini tidak terbukti benar di kemudian hari.

"Apakah manajer top mau akan datang ke Chelsea yang kondisinya seperti saat ini? Kami terancam tidak main di kompetisi antarklub Eropa musim depan, tapi semoga saya salah," papar John Terry, Legenda Chelsea, menggarisbawahi tantangan daya tarik klub.

Pria yang sangat identik dengan nomor punggung 26 tersebut juga mengkritik keras kepemimpinan petinggi klub dan menyatakan bahwa ia turut merasakan kemarahan yang dirasakan oleh para pendukung setia. Ia meragukan adanya masa depan yang cerah jika klub terus melakukan pergantian manajer secara mendadak tanpa memiliki arah strategis yang jelas.

"Saya benar-benar frustrasi dan khawatir. Saya merasakan kemarahan para pendukung. Hal ini sudah kerap terjadi, mungkin masa depannya tidak seperti yang selalu kami harapkan," keluh John Terry, Legenda Chelsea, mengenai siklus pergantian manajer yang berulang.