PORTAL7.CO.ID - Pulau Kaget merupakan sebuah formasi daratan unik yang terbentuk secara alami di tengah bentangan Sungai Barito, Kalimantan Selatan. Kawasan ini memiliki peran ekologis yang sangat penting sebagai habitat alami bagi keanekaragaman hayati lokal.

Secara geologis, pulau ini tercipta akibat proses alamiah berupa akumulasi endapan lumpur yang berlangsung secara berkelanjutan. Proses sedimentasi ini menghasilkan lahan daratan yang subur, mendukung ekosistem hutan rawa yang khas di kawasan delta tersebut.

Secara administratif, lokasi konservasi strategis ini berada dalam cakupan wilayah Desa Tabunganen Muara. Desa tersebut merupakan bagian dari Kecamatan Tabunganen yang terletak di Kabupaten Barito Kuala.

Pengelolaan dan perlindungan kawasan Pulau Kaget berada di bawah pengawasan ketat otoritas konservasi daerah. Hal ini dilaksanakan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan.

Lebih spesifik, tanggung jawab operasional konservasi ini diemban oleh Seksi Konservasi Wilayah II Banjarbaru. Mereka bertugas memastikan keberlanjutan fungsi suaka margasatwa tersebut.

Dikutip dari JABARONLINE.COM, Pulau Kaget memiliki status sebagai Suaka Margasatwa yang berperan penting dalam menjaga kelestarian Bekantan (Nasalis larvatus). Bekantan dikenal sebagai primata endemik Kalimantan yang terancam punah.

"Pulau Kaget merupakan formasi daratan berbentuk delta yang tercipta secara alami di tengah aliran Sungai Barito, Kalimantan Selatan," demikian deskripsi mengenai asal mula kawasan konservasi tersebut.

"Pulau ini tercipta dari akumulasi endapan lumpur yang berkelanjutan, menciptakan ekosistem daratan yang subur dan unik," lanjut deskripsi tersebut, menyoroti karakteristik ekologisnya.

Lokasi geografis tepatnya berada di wilayah administratif Desa Tabunganen Muara, Kecamatan Tabunganen, Kabupaten Barito Kuala. Ini menegaskan batas yurisdiksi administratif kawasan konservasi tersebut.