Umat Muslim di Kota Samarinda kini dapat mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah pada tahun 2026 mendatang. Kementerian Agama telah mengumumkan estimasi waktu pelaksanaan ibadah puasa yang menjadi pedoman bagi seluruh masyarakat di Kalimantan Timur. Informasi mengenai waktu imsak dan berbuka puasa menjadi hal yang paling dinantikan untuk memperlancar ibadah harian.

Berdasarkan keputusan awal, pemerintah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H akan jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan ini merujuk pada hasil perhitungan yang akan diperkuat melalui sidang Isbat sesuai tradisi tahunan di Indonesia. Warga Samarinda diharapkan mulai mencatat tanggal penting ini agar tidak terlewat dalam menjalankan rukun Islam tersebut.

Jadwal imsakiyah yang dirilis mencakup rincian waktu shalat serta batas mulai berpuasa bagi penduduk di wilayah Kota Tepian. Selama bulan suci tersebut, durasi puasa akan mengikuti pergerakan matahari yang memengaruhi waktu shalat fardu di daerah setempat. Ketepatan waktu sangat krusial agar umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan sesuai syariat.

Kementerian Agama menekankan pentingnya merujuk pada jadwal resmi untuk menghindari kekeliruan dalam menentukan waktu berbuka. Otoritas terkait biasanya menyediakan akses digital agar masyarakat dapat mengunduh jadwal tersebut secara praktis melalui ponsel pintar. Hal ini dilakukan guna memastikan keseragaman waktu ibadah di seluruh masjid dan mushala di Kota Samarinda.

Adanya jadwal yang terperinci membantu para ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner dalam menyiapkan hidangan berbuka tepat waktu. Pada sepuluh hari pertama, waktu Maghrib di Samarinda diprediksi berada pada kisaran pukul 18.32 WITA secara konsisten. Perubahan menit pada waktu berbuka akan terjadi secara bertahap seiring berjalannya hari menuju akhir bulan Ramadhan.

Memasuki pertengahan bulan, waktu berbuka puasa di wilayah ini akan mengalami pergeseran sedikit lebih awal menjadi pukul 18.30 WITA. Hingga hari ke-30 Ramadhan yang jatuh pada 20 Maret 2026, waktu Maghrib tercatat akan berakhir pada pukul 18.25 WITA. Fluktuasi waktu ini merupakan fenomena astronomis rutin yang selalu tercatat dalam kalender hijriah setiap tahunnya.

Dengan adanya panduan lengkap ini, diharapkan kekhusyukan ibadah masyarakat Samarinda tetap terjaga sepanjang bulan suci. Persiapan yang matang sejak jauh hari akan membantu umat Muslim dalam mengatur aktivitas harian dan agenda ibadah lainnya. Mari sambut bulan penuh berkah ini dengan penuh kesiapan dan ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.