PORTAL7.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar telah mengambil langkah proaktif dengan menerbitkan peringatan dini mengenai kondisi atmosfer yang tidak menentu. Peringatan ini dikeluarkan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi risiko yang mungkin timbul akibat cuaca ekstrem di wilayah Sulawesi Selatan.

Prakiraan cuaca ekstrem yang menjadi sorotan ini dijadwalkan akan mulai terjadi pada hari Minggu, 3 Mei 2026. BMKG mengidentifikasi adanya potensi perubahan signifikan dalam pola cuaca sepanjang hari tersebut.

Fokus utama dari peringatan dini tersebut adalah prediksi mengenai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi ini diperkirakan akan mulai mengguyur sejumlah titik di Sulawesi Selatan sejak pukul 14.00 Wita.

Peringatan dini ini dikeluarkan secara khusus untuk mengantisipasi dampak negatif yang mungkin timbul dari hujan ekstrem dan angin kencang tersebut. Tujuannya adalah memberikan waktu bagi masyarakat dan pihak terkait untuk mempersiapkan diri.

"Peringatan dini mengenai potensi risiko yang timbul akibat kondisi atmosfer yang tidak menentu," merupakan inti dari informasi yang disampaikan BMKG Wilayah IV Makassar. Hal ini disampaikan untuk meningkatkan kewaspadaan publik.

Dilansir dari JABARONLINE.COM, BMKG memprediksi bahwa hujan intensitas sedang hingga lebat akan mulai turun di beberapa lokasi pada waktu yang telah ditentukan. Waktu spesifik yang disorot adalah setelah tengah hari, tepatnya pukul 14.00 Wita.

Kondisi ini menunjukkan bahwa masyarakat di wilayah yang disebutkan perlu meningkatkan kesiapsiagaan mereka dalam beberapa jam ke depan. Persiapan ini mencakup pengamanan barang-barang yang rentan terhadap cuaca buruk.

Informasi ini sangat penting agar masyarakat dapat mengambil langkah mitigasi yang diperlukan sebelum hujan ekstrem dan potensi angin kencang benar-benar terjadi di sore hari.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Jabaronline. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.