BOGOR – Kawasan wisata Lembah Batu di Gunung Bunder, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat Jabodetabek untuk mengisi libur Lebaran. Pada Minggu (29/3/2026), ratusan wisatawan terpantau memadati area di kaki Gunung Salak tersebut guna menikmati kesejukan alam dan udara pegunungan.

Begitu memasuki kawasan Lembah Batu, pengunjung disuguhkan panorama alam yang asri dengan gemericik air sungai yang jernih. Kontur tanah yang bervariasi serta keberadaan bebatuan besar di sepanjang aliran sungai menjadi daya tarik utama. Pepohonan rindang di sekitar lokasi juga memberikan keteduhan bagi pengunjung yang ingin melepas penat dari hiruk pikuk perkotaan.

Sejumlah aktivitas luar ruangan tampak mendominasi kawasan ini. Anak-anak terlihat antusias bermain air dan berenang di kolam-kolam alami, sementara pengunjung dewasa bersantai di tepian sungai menikmati hamparan pemandangan hijau.

Salah seorang pengunjung asal Jakarta mengungkapkan kepuasannya berwisata di tempat ini. Menurutnya, Lembah Batu menawarkan pengalaman alam yang berkualitas dengan biaya yang relatif terjangkau.

“Pemandangannya indah, air sungai bersih, dan udaranya sangat sejuk. Kami datang bertiga dan hanya dikenakan biaya Rp65.000 di loket masuk,” ujarnya.

Meski terjadi lonjakan jumlah pengunjung selama periode libur Lebaran, pengelola telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menjaga kenyamanan wisatawan. Tersedia area parkir yang memadai, tempat duduk di tepi sungai, serta tenda-tenda peristirahatan yang disewakan bagi pengunjung.

Harga tiket masuk selama masa libur Lebaran dibanderol sebesar Rp20.000 per orang. Sementara untuk tarif parkir, pengelola menetapkan biaya Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp10.000 untuk mobil.

Secara geografis, Lembah Batu berjarak sekitar 22 kilometer dari pusat Kota Bogor dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam perjalanan. Aksesibilitas yang mudah dan suasana alam yang masih terjaga menjadikan destinasi ini sebagai pilihan utama bagi keluarga yang mencari lokasi penyegaran pikiran (healing) tanpa harus melakukan perjalanan jauh.