BOGOR – Menyadari bahwa penanganan krisis sampah harus dimulai dari hulu, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) mengambil langkah preventif melalui jalur pendidikan. Bertepatan dengan peringatan Hari Bumi Sedunia, perusahaan melibatkan 60 siswa sekolah dasar dalam program edukasi pengelolaan sampah berkelanjutan.
Melalui divisi ramah lingkungannya, Nathabumi, SBI menyelenggarakan program bertajuk "Kelola Sampah di Sekitar Kita" (Kelas Kita) yang bertempat di Sekolah Alam Cikeas (SAC), Bogor. Program ini bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan kepada generasi muda melalui metode yang aplikatif.
Dalam pelaksanaannya, sejumlah karyawan dari Pabrik Narogong turut berpartisipasi sebagai relawan pengajar. Mereka membimbing para siswa menggunakan pendekatan interaktif, mulai dari permainan kartu pilah sampah hingga praktik langsung pembuatan kompos.
Head of AFR Division SBI, Budi Yuliadi Nugraha, menegaskan bahwa intervensi pendidikan sejak usia dini merupakan kunci dalam membentuk karakter peduli lingkungan.
"Melalui Kelas Kita, kami ingin mendorong lahirnya generasi yang peduli terhadap kelestarian alam. Dengan cara yang menyenangkan dan mudah diterapkan, anak-anak diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam membangun kebiasaan bijak mengelola sampah," ujar Budi.
Senada dengan hal tersebut, Agnes, salah satu relawan dalam program ini, menambahkan bahwa edukasi sederhana ini sangat penting untuk menanamkan pemahaman bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kolektif setiap individu.
Langkah proaktif perusahaan ini mendapat apresiasi positif dari pihak sekolah. Kepala SD Sekolah Alam Cikeas, Eli Yuniawati, berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi para siswa.
"Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini. Semoga kebiasaan baik yang ditanamkan hari ini dapat berlanjut dan menjadi gaya hidup mereka di masa depan," pungkas Eli.