PORTAL7.CO.ID - Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi segera tiba, membawa berkah bagi umat Muslim di seluruh dunia. Bagi warga Kota Makassar, persiapan jadwal imsak dan waktu berbuka puasa menjadi hal krusial untuk menjaga kekhidmatan ibadah.
Jadwal imsakiyah ini dirilis sebagai panduan praktis bagi masyarakat agar dapat mengatur waktu sahur dan berbuka sesuai syariat Islam. Penetapan waktu imsak dan berbuka puasa umumnya mengacu pada ketetapan resmi dari Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.
Kementerian Agama telah menyusun jadwal imsakiyah Ramadan 1447 H yang berlaku secara nasional, termasuk untuk Kota Makassar. Waktu imsak ditetapkan 10 menit sebelum azan Subuh berkumandang, sebagai batas akhir menahan diri dari makan dan minum.
Sementara itu, waktu berbuka puasa telah ditetapkan bertepatan dengan masuknya waktu salat Maghrib. Informasi ini penting untuk memastikan setiap ibadah puasa dilaksanakan tepat waktu sesuai tuntunan agama.
Dilansir dari Bansos, berikut adalah rincian jadwal imsakiyah yang berlaku di wilayah Makassar selama bulan suci Ramadan 1447 H. Jadwal ini juga mencakup waktu pelaksanaan salat lima waktu harian.
Selain jadwal waktu, umat Muslim dianjurkan untuk mempersiapkan diri secara spiritual, salah satunya dengan membaca niat puasa. Niat ini merupakan syarat sahnya pelaksanaan ibadah puasa Ramadan.
Teks niat puasa yang lazim dibaca adalah: "Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala." Dalam bahasa Indonesia, niat tersebut berarti, "Aku berniat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala."
Untuk meningkatkan kualitas ibadah, terdapat beberapa amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan selama berpuasa. Amalan ini bertujuan untuk meraih keberkahan dan meningkatkan kedekatan dengan Sang Pencipta.
Sangat penting untuk menjaga niat dan konsistensi dalam melaksanakan ibadah puasa dari awal hingga akhir bulan Ramadan. Hal ini memastikan pahala yang diperoleh maksimal dan puasa diterima oleh Allah SWT.