PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Republik Indonesia telah mengumumkan penetapan jadwal libur resmi untuk bulan Mei 2026. Ketetapan ini mencakup total enam hari yang terdiri dari hari libur nasional dan cuti bersama, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri.

Keputusan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat luas, baik pekerja maupun pelajar, untuk merencanakan periode istirahat atau kegiatan perjalanan wisata. Rangkaian hari libur ini tersebar di beberapa tanggal strategis sepanjang bulan kelima tahun 2026 mendatang.

Rangkaian libur diawali pada awal bulan, memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh tepat pada hari Jumat, 1 Mei 2026. Tanggal ini menjadi penanda dimulainya periode libur yang dinantikan oleh banyak pihak.

Peringatan keagamaan menjadi momentum libur berikutnya, yaitu Kenaikan Yesus Kristus yang ditetapkan pada Kamis, 14 Mei 2026. Pemerintah kemudian menambahkan satu hari cuti bersama sehari setelahnya, yakni pada Jumat, 15 Mei 2026.

Menjelang akhir bulan, terdapat libur nasional dalam rangka perayaan Iduladha 1447 Hijriah, yang jatuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026. Kebijakan cuti bersama juga diterapkan untuk Iduladha, ditetapkan pada hari Kamis, 28 Mei 2026.

Selain itu, Hari Raya Waisak 2570 BE juga termasuk dalam daftar hari libur nasional di bulan tersebut, jatuh pada hari Minggu, 31 Mei 2026. Ini menambah daftar hari istirahat resmi yang perlu diperhatikan.

Dikutip dari artikel yang diterbitkan pada 4 Mei 2026, terdapat ilustrasi kalender Mei 2026 yang menunjukkan empat hari libur nasional dan dua hari cuti bersama. Ilustrasi ini berfungsi sebagai panduan visual untuk perencanaan liburan.

Bagi masyarakat yang ingin memperpanjang durasi liburan, terdapat beberapa opsi pengajuan cuti tambahan yang disarankan. Opsi tersebut meliputi pengajuan cuti pada hari Selasa, 26 Mei 2026, Jumat, 29 Mei 2026, atau Senin, 1 Juni 2026.

Penetapan ini memungkinkan adanya potensi libur panjang yang lebih signifikan jika masyarakat memanfaatkan tanggal-tanggal strategis tersebut secara efektif. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas istirahat atau mendukung sektor pariwisata domestik.