Kawasan objek wisata Situgede di Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, mulai dipadati oleh ribuan pengunjung menjelang datangnya bulan suci Ramadan. Masyarakat setempat memanfaatkan waktu luang untuk melaksanakan tradisi munggahan bersama keluarga dan kerabat terdekat. Suasana di sekitar danau tampak jauh lebih hidup dan meriah dibandingkan dengan hari-hari biasanya.

Pantauan di lokasi pada Senin (16/2/2026) siang menunjukkan antrean kendaraan yang cukup panjang di gerbang masuk utama kawasan wisata. Area parkir terlihat penuh oleh kendaraan roda dua maupun roda empat yang datang dari berbagai daerah. Petugas di lapangan bekerja ekstra keras untuk mengatur arus lalu lintas agar kondisi di pintu masuk tetap berjalan lancar.

Peningkatan jumlah kunjungan ini dipicu oleh momen munggahan yang bertepatan dengan periode libur panjang Imlek tahun 2026. Banyak warga yang sengaja mengambil kesempatan ini untuk berwisata sekaligus bersilaturahmi sebelum memasuki masa ibadah puasa. Kombinasi hari libur nasional dan tradisi lokal ini menciptakan lonjakan wisatawan yang sangat signifikan di Tasikmalaya.

Sejumlah pemilik warung makan di area Situgede melaporkan kenaikan omzet yang cukup drastis sejak pagi hari. Mereka telah mempersiapkan stok bahan makanan lebih banyak untuk mengantisipasi kedatangan pengunjung yang terus mengalir tanpa henti. Keramaian ini memberikan dampak ekonomi yang positif bagi para pelaku usaha mikro di kawasan wisata tersebut.

Menu ikan bakar tetap menjadi primadona dan pilihan utama bagi para wisatawan yang berkunjung ke Situgede saat munggahan. Hampir setiap meja di warung-warung makan terisi penuh oleh rombongan yang sedang menikmati hidangan khas danau tersebut. Aroma masakan tradisional yang menggugah selera tercium kuat di sepanjang pesisir danau, menambah daya tarik suasana.

Pihak pengelola terus memantau situasi keamanan dan kenyamanan pengunjung di tengah kepadatan yang terjadi di seluruh area. Fasilitas umum seperti toilet dan musala dipastikan berfungsi dengan baik guna melayani kebutuhan para pelancong yang datang. Kebersihan lingkungan juga menjadi perhatian utama agar ekosistem danau tetap terjaga meskipun sedang dikunjungi banyak orang.

Tradisi munggahan di Situgede diprediksi akan terus berlangsung hingga sehari sebelum hari pertama Ramadan tiba. Masyarakat berharap momen kebersamaan ini dapat memberikan kesiapan batin sebelum menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Para wisatawan pun diimbau untuk tetap menjaga ketertiban dan kebersihan selama berada di kawasan objek wisata alam ini.