PORTAL7.CO.ID - Manajemen dan seluruh karyawan Kompas Gramedia baru-baru ini menyelenggarakan acara Halalbihalal dalam rangka merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah. Acara akbar ini dilaksanakan pada hari Selasa, 14 April 2026, bertempat di Bentara Budaya Jakarta, yang berlokasi di Palmerah Selatan.
Kegiatan tahunan ini dirancang secara spesifik untuk meningkatkan dan mempererat tali silaturahmi di antara seluruh pegawai yang berasal dari berbagai unit kerja. Tema sentral yang diangkat adalah pentingnya mengedepankan persatuan, meskipun memiliki latar belakang yang beragam.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh petinggi perusahaan, termasuk CEO Kompas Gramedia, Lilik Oetama, beserta jajaran direksi dan komisaris. Momen ini menjadi kesempatan penting bagi seluruh staf untuk saling memaafkan setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa Ramadan.
Informasi mengenai pelaksanaan kegiatan ini dilansir dari Cahaya, yang menyoroti pentingnya momen pasca-Idul Fitri untuk rekonsiliasi internal perusahaan. Halalbihalal ini menjadi penanda berakhirnya suasana khidmat Ramadan dan dimulainya kembali sinergi profesional.
Ketua Majelis Taklim Kompas Gramedia, Nasrullah Nara, menekankan bahwa tradisi Halalbihalal memegang peranan vital sebagai wadah pemersatu elemen perusahaan. Ia menyoroti bahwa semangat kebersamaan harus senantiasa dijaga melampaui batasan suku ataupun perbedaan keyakinan yang ada.
Terkait tujuan utama kegiatan tersebut, Nasrullah Nara menyatakan, "Halalbihalal ini memberikan kesempatan kepada kita semua untuk berhimpun, bersilaturahmi, dan saling memaafkan dalam suasana Idul Fitri." Beliau menambahkan bahwa kesempatan bertemu tatap muka seperti ini sangat berharga mengingat padatnya aktivitas harian.
Sebagai bentuk apresiasi perusahaan, diserahkan pula cendera mata khusus kepada beberapa karyawan yang bertugas meliput dan melayani kebutuhan ibadah haji di Tanah Suci. Penyerahan simbolis ini disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan sebagai dukungan moral atas tugas mereka.
CEO Kompas Gramedia, Lilik Oetama, menegaskan bahwa agenda Halalbihalal memiliki nilai strategis signifikan dalam menguatkan ikatan emosional antarprofesional di perusahaan. Ia meyakini bahwa semangat persatuan adalah modal utama dalam menghadapi tantangan industri media kontemporer.
Puncak acara diisi dengan sesi tausiah inspiratif yang dibawakan oleh Ustadz Maulana. Dalam ceramahnya, beliau mengupas tuntas sejarah Halalbihalal sebagai warisan budaya khas yang digagas oleh para pendiri bangsa Indonesia.