PORTAL7.CO.ID - Sebanyak 140 penggemar mobil remote control (RC) dari berbagai penjuru Indonesia baru-baru ini berkumpul untuk menguji ketangguhan kendaraan miniatur mereka di wisata alam Selokambang, Lumajang. Acara ini menjadi ajang pembuktian performa mobil RC di medan yang menantang.
Kegiatan yang bertajuk RCL Trail Fest ini diselenggarakan pada Selasa, 5 Mei 2026, dan berhasil menarik partisipan dari kota-kota besar di Tanah Air. Peserta datang dari daerah seperti Samarinda, Semarang, Surabaya, Malang, hingga Gresik untuk mengikuti festival tersebut.
Penyelenggara telah memetakan jalur khusus sepanjang 2 kilometer di area Selokambang untuk menguji kemampuan teknis para peserta dalam mengendalikan mobil jarak jauh. Jalur ini dirancang untuk memberikan tantangan maksimal bagi para penggemar RC.
Ketua Panitia, Yasin, menyampaikan bahwa tujuan utama dari diselenggarakannya festival ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota komunitas pecinta mobil RC di Indonesia. Hal ini menjadi fokus utama di samping aspek kompetisi teknis.
"Kegiatan RCL Trail fest ini diikuti oleh 140 peserta dari berbagai kota. Tujuannya untuk menjalin silaturahmi para pemain mobil RC," ujar Yasin, Ketua Panitia.
Selain menguji keahlian mengemudi, para peserta juga dihadapkan pada rintangan alam yang berat, termasuk tanjakan yang sangat terjal dan area berlumpur. Beberapa mobil bahkan sempat terbalik saat berusaha melewati tantangan tersebut.
Diaspora Gresik Kompak Galang Kekuatan Bangun SDM Unggul Lewat Sinergi Lintas Sektoral di TMII
Salah satu peserta bernama Frijai memberikan apresiasi tinggi terhadap desain lintasan yang disiapkan oleh panitia. Menurutnya, tingkat kesulitan yang tinggi justru membuat acara ini semakin menarik bagi para penggemar.
"Trek medannya bagus kemiringanya, offtakelnya banyak trek tanahnya lumayan ekstreme sampai ada mobil yang terjungkal tapi senang ikut acara ini," ujar Frijai, Peserta.
Kendaraan yang digunakan dalam festival ini memiliki spesifikasi teknis yang berbeda dari mobil RC biasa, umumnya menggunakan skala 1:10 dan 1:12. Skala ini dipilih agar mobil mampu beroperasi secara efektif di permukaan yang terdiri dari tanah dan bebatuan.