PORTAL7.CO.ID - Klub raksasa Brasil, Gremio, berhasil mengamankan keunggulan sementara saat melawat ke markas Deportivo Riestra dalam lanjutan pekan keempat Grup F Copa Sudamericana. Pertandingan krusial ini terselenggara di Stadion Pedro Bidegain pada Selasa, 5 Mei 2026.
Keunggulan tunggal tersebut tercipta menjelang turun minum babak pertama, berkat sebuah tendangan penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh penyerang Gremio, Carlos Vinicius. Gol ini menjadi pemecah kebuntuan dalam laga yang berjalan cukup ketat tersebut.
Keputusan wasit menunjuk titik putih terjadi setelah pemain Gremio, Francis Amuzu, dilanggar oleh Angel Stringa di dalam area terlarang. Momen ini terjadi ketika Gremio tengah meningkatkan intensitas serangan mereka terhadap lini pertahanan tuan rumah.
Dikutip dari Infobae, wasit Mario Diaz De Vivar menjadi pengadil yang memberikan hadiah penalti tersebut setelah menilai adanya pelanggaran serius di kotak terlarang. Keputusan ini menjadi titik balik penting dalam jalannya paruh pertama pertandingan.
Sebelum kebobolan, Deportivo Riestra sebenarnya sempat menunjukkan penguasaan bola yang lebih baik dan berusaha mengontrol ritme permainan. Mereka tampil percaya diri menghadapi tim tamu yang datang dengan ambisi besar.
Namun, upaya tuan rumah tersebut gagal membendung serangan balik cepat yang dilancarkan oleh Gremio. Keefektifan serangan balik Gremio terbukti mampu menciptakan celah berbahaya di lini belakang Riestra. Dikutip dari Ole, "kendali permainan tersebut gagal meredam ancaman serangan balik efektif dari Gremio yang mampu memanfaatkan celah di lini pertahanan tuan rumah."
Persaingan di Grup F ini diprediksi akan sangat sengit, mengingat kedua tim sama-sama mengantongi empat poin sebelum laga ini dimulai. Gremio saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara, unggul tipis dari Riestra berdasarkan hasil pertemuan kedua tim sebelumnya.
Deportivo Riestra, yang dikenal memiliki rekam jejak pertahanan solid saat bermain di kandang, kini harus berjuang keras mengejar ketertinggalan demi menjaga asa lolos ke zona kualifikasi. Sementara itu, Gremio datang dengan modal positif berupa tiga pertandingan resmi tanpa kebobolan, meskipun mereka sempat menghadapi kesulitan dalam membangun serangan efektif.
Pertandingan ini di bawah pengawasan wasit utama asal Paraguay, Mario Diaz De Vivar, dengan dukungan teknologi Video Assistant Referee (VAR) yang dipegang oleh Ulises Mereles. Pada grup yang berbeda, San Lorenzo dijadwalkan melakukan kunjungan tandang ke markas Deportivo Cuenca di Ekuador pada hari yang sama untuk memperebutkan posisi teratas Grup D.