PORTAL7.CO.ID - Upaya masif penghijauan kini digalakkan di berbagai wilayah, dengan fokus utama pada pengurangan permukaan yang tertutup beton atau paving. Pemerintah di Senden dan Bremen secara aktif mengajak warga untuk mengalihfungsikan lahan keras tersebut menjadi area terbuka hijau yang bermanfaat.
Di wilayah Senden, kampanye bertajuk "Abpflastern" mengajak berbagai entitas, mulai dari pemilik rumah, sekolah, hingga taman kanak-kanak, untuk membongkar material penutup lahan keras hingga batas waktu akhir Oktober. Tujuan utama dari inisiatif ini adalah menciptakan ruang vital bagi pertumbuhan tanaman dan bunga lokal.
Langkah ini diharapkan membawa dampak positif signifikan, seperti mendukung keberlangsungan satwa liar, meningkatkan kualitas iklim mikro, serta memaksimalkan penyerapan air hujan oleh tanah. Partisipasi masyarakat dalam aksi "Abpflastern" relatif sederhana, yakni dengan membongkar paving, aspal, atau beton yang ada di properti masing-masing.
Setelah pembongkaran dilakukan, warga dianjurkan menanam kembali area tersebut dengan vegetasi lokal, bunga-bunga, atau padang rumput yang mendukung kehidupan serangga. Untuk mengikuti kompetisi, peserta perlu mendokumentasikan perubahan melalui foto "sebelum dan sesudah" dan mengunggahnya ke platform khusus "Abpflastern".
Sementara itu, kota Bremen memberikan insentif finansial yang menarik, yaitu subsidi hingga 5.000 Euro bagi warga yang berkomitmen mengubah halaman depan dan taman mereka menjadi lebih hijau. Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional yang dikenal sebagai abpflastern.de, dengan kompetisi "Bremen pflastert ab!" yang berlangsung hingga 31 Oktober.
Fokus utama dari program Bremen adalah mengurangi luasan permukaan yang tertutup material keras dan menggantinya dengan lanskap hijau yang berfungsi alami. Hal ini krusial untuk meningkatkan daya serap air saat terjadi hujan deras, sehingga mengurangi beban pada sistem drainase kota.
Selain manfaat hidrologis, pengurangan permukaan beton juga berperan penting dalam menurunkan suhu kota selama gelombang panas, sekaligus menyediakan habitat baru bagi flora dan fauna perkotaan. Semua pihak, termasuk warga, perusahaan, sekolah, dan asosiasi, dapat mendaftar, asalkan memiliki otorisasi untuk memodifikasi lahan tersebut.
Tidak ada batasan minimum luasan lahan yang diubah untuk berpartisipasi dalam inisiatif Bremen; yang terpenting adalah dokumentasi visual dan pengukuran luas area yang diubah. Data dan foto tersebut harus diunggah melalui situs resmi www.bremen-pflastert-ab.de, dengan penekanan pada penanaman setelah pembongkaran.
Semua lahan yang terdaftar dalam program Bremen secara otomatis akan masuk dalam kompetisi skala kota maupun kompetisi nasional abpflastern.de. Pengumuman pemenang direncanakan pada 19 November 2026, di mana penghargaan akan diberikan untuk kategori lahan terluas yang diubah dan taman dengan estetika terbaik.