PORTAL7.CO.ID - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI) baru saja mengumumkan hasil kinerja finansial yang sangat menggembirakan pada penutupan periode kuartal pertama tahun 2026. Pencapaian ini menandai langkah positif perusahaan di tengah pemulihan sektor penerbangan pasca-pandemi.

Perusahaan berhasil membukukan laba bersih yang melonjak signifikan, mencapai total US$6,76 juta selama periode Januari hingga Maret 2026. Angka ini menunjukkan pertumbuhan performa yang kuat dibandingkan periode sebelumnya.

Kenaikan laba bersih yang impresif ini tercatat mencapai 78,28 persen dibandingkan dengan kuartal yang sama di tahun sebelumnya. Pencapaian ini menjadi indikator kuat kesehatan finansial perusahaan saat ini.

Kenaikan laba bersih yang signifikan ini merupakan cerminan langsung dari meningkatnya utilisasi armada pesawat di tingkat nasional. Hal ini terjadi seiring dengan percepatan aktivitas penerbangan secara global yang kembali normal.

Performa kuartal pertama tahun 2026 ini jauh melampaui pencapaian yang diraih pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Pada kuartal I/2025, perusahaan tercatat membukukan laba bersih sebesar US$3,79 juta.

Dilansir dari JABARONLINE.COM, pencapaian ini menunjukkan bahwa strategi peningkatan layanan dan efisiensi operasional yang diterapkan oleh GMFI mulai menunjukkan hasil nyata. Peningkatan permintaan jasa perawatan pesawat menjadi pendorong utama.

"Perusahaan berhasil membukukan laba bersih yang melesat signifikan hingga mencapai US$6,76 juta dalam periode tersebut," ujar perwakilan GMFI.

Kenaikan laba bersih sebesar 78,28 persen ini merupakan cerminan langsung dari pemulihan utilisasi armada nasional yang semakin cepat menyusul peningkatan aktivitas penerbangan secara global," kata beliau.

Pencapaian ini juga menegaskan posisi GMF AeroAsia sebagai salah satu pemain kunci dalam industri perawatan, perbaikan, dan overhaul (MRO) pesawat di kawasan Asia Tenggara. Perusahaan terus berupaya meningkatkan layanannya.