PORTAL7.CO.ID - Kabar mengejutkan datang dari kubu Flamengo menjelang laga krusial Copa Libertadores melawan Independiente Medellin di Kolombia pada Kamis (7/5/2026). Pelatih kepala mereka, Leonardo Jardim, dipastikan tidak akan berada di pinggir lapangan untuk memberikan instruksi langsung kepada tim.

Keputusan ini merupakan konsekuensi alami dari hukuman akumulasi kartu merah yang diterima Jardim dalam pertandingan sebelumnya. Kartu merah tersebut menjerat pelatih asal Portugal itu setelah terjadi insiden yang tidak diinginkan di lapangan hijau.

Insiden pemicu hukuman ini terjadi saat Flamengo berhadapan dengan Estudiantes de La Plata di Argentina. Wasit terpaksa mengeluarkan kartu merah setelah adanya keributan massal yang melibatkan para pemain di Stadion Jorge Luis Hirschi menjelang akhir laga.

Sesuai dengan regulasi ketat yang berlaku dalam kompetisi Copa Libertadores, pengusiran pelatih secara otomatis mengakibatkan larangan mendampingi tim pada satu pertandingan berikutnya. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Flamengo dalam menjaga ritme permainan mereka.

Meskipun demikian, Leonardo Jardim dilaporkan tetap menunjukkan komitmennya terhadap tim. Ia dilaporkan tetap terbang bersama delegasi Flamengo menuju Kolombia untuk memastikan persiapan teknis tim berjalan sebagaimana mestinya sebelum pertandingan.

Untuk mengisi kekosongan peran Jardim di tepi lapangan selama 90 menit pertandingan, tanggung jawab penuh akan diserahkan kepada asisten pelatihnya, Jose Barros. Barros merupakan figur yang sangat dipercaya oleh Jardim, mengingat keduanya telah berkolaborasi selama lebih dari dua dekade di berbagai penjuru dunia.

Kehadiran Jose Barros di kursi kepelatihan bukanlah pengalaman baru bagi skuad Rubro-Negro musim ini. Barros sebelumnya juga sempat mengambil alih komando teknis di menit-menit akhir laga melawan Estudiantes dan mewakili tim dalam konferensi pers pasca pertandingan.

"Jose Barros akan memegang kendali penuh atas skuad Rubro-Negro selama 90 menit pertandingan," demikian disampaikan merujuk pada pembagian tugas saat Jardim menjalani sanksi.

Staf kepelatihan asal Portugal lainnya, termasuk Diogo Dias dan Antonio Vieira, juga akan tetap bertugas di samping Barros. Mereka diharapkan dapat membantu tim mempertahankan posisi krusial mereka di klasemen sementara Grup A kompetisi tersebut.