PORTAL7.CO.ID - Crystal Palace berhasil mengukir sejarah dengan memastikan diri lolos ke partai puncak kompetisi Eropa untuk kali pertama sepanjang 121 tahun perjalanan klub. Momen bersejarah ini terjadi setelah mereka sukses menaklukkan Schachtar Donezk dalam laga krusial di Selhurst Park pada Kamis, 8 Mei 2026.

Pencapaian dramatis ini menjadi titik balik signifikan bagi The Eagles di bawah kepemimpinan Manajer Oliver Glasner. Klub asal London Selatan tersebut kini telah memainkan total 55 pertandingan kompetitif musim ini dan bersiap menghadapi Rayo Vallecano dari Spanyol di final yang akan digelar di Leipzig pada 27 Mei mendatang.

Perjalanan menuju final ini sangat kontras dengan situasi klub di awal musim, di mana Palace sempat melalui periode sulit dengan 12 laga tanpa kemenangan dan terancam zona degradasi. Keberhasilan ini menunjukkan pemulihan performa yang luar biasa di bawah arahan pelatih asal Austria tersebut.

Manajer Oliver Glasner menegaskan bahwa kesuksesan ini merupakan buah dari jerih payah kolektif seluruh elemen tim, yang sempat diragukan banyak pihak. Ia menekankan dedikasi tanpa batas dari setiap individu yang ada di dalam skuat.

"Momen seperti ini tidak bisa dibeli, ini harus diraih. Saya pikir setiap pemain, setiap staf pelatih telah pantas mendapatkan ini," ujar Glasner, Manajer Crystal Palace, mengenai pencapaian timnya.

Perjalanan Crystal Palace menuju final juga diwarnai berbagai gejolak internal, termasuk kekalahan memalukan 1-2 dari Macclesfield Town, tim kasta keenam, dalam ajang Piala FA pada Januari lalu. Situasi tersebut sempat memanas ketika Glasner mengutarakan niat pengunduran diri karena merasa kurang mendapat dukungan dari manajemen.

Meski sempat menghadapi tantangan berat, termasuk kepergian bek kunci Marc Guehi menuju Manchester City, Glasner memilih bertahan untuk menuntaskan tanggung jawabnya. Ia bertekad memberikan kado perpisahan terbaik bagi para pendukung setia Palace.

"Bagi saya secara pribadi ini sangat berarti. Semua orang di sekitar saya tahu bahwa setelah mengumumkan akan meninggalkan klub, tugas saya adalah bekerja lebih keras dan memberikan segalanya sebagai pelatih untuk membuat para penggemar kami bangga," kata Glasner, Manajer Crystal Palace.

Pelatih tersebut juga mengungkapkan percakapannya dengan pemilik klub, Steve Parish, mengenai perkembangan tim yang melampaui ekspektasi awal. Manajemen klub rupanya tidak pernah membayangkan Palace bisa mencapai semifinal kompetisi Eropa.