PORTAL7.CO.ID - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri baru-baru ini mengumumkan keberhasilan dalam membongkar jaringan perjudian daring yang memiliki cakupan operasional berskala internasional. Pengungkapan ini merupakan hasil penindakan tegas terhadap kejahatan siber lintas negara.
Operasi penegakan hukum tersebut secara spesifik menyasar sebuah kompleks perkantoran yang diyakini berfungsi sebagai pusat komando utama bagi aktivitas ilegal tersebut. Lokasi di Jakarta Barat ini menjadi target utama dalam upaya pemberantasan kejahatan siber.
Aksi penggerebekan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 7 Mei 2026. Penindakan ini dilakukan secara mendadak untuk memastikan efektivitas operasi dan mencegah upaya pelarian para pelaku.
Pada saat petugas tiba di lokasi, ditemukan ratusan orang yang sedang aktif mengoperasikan sarana perjudian daring tersebut. Jumlah besar orang yang diamankan menunjukkan skala operasi sindikat ini sangat masif dan terorganisir.
Para pelaku yang berhasil diamankan diketahui berasal dari berbagai negara, mengindikasikan bahwa sindikat ini memang beroperasi dengan jaringan lintas batas negara. Hal ini menegaskan sifat internasional dari sindikat yang dibongkar.
"Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri baru-baru ini berhasil membongkar sebuah sindikat perjudian daring yang beroperasi dalam skala internasional di wilayah Jakarta Barat," demikian disebutkan dalam keterangan resmi mengenai operasi tersebut.
Lebih lanjut, disebutkan bahwa "Operasi penindakan ini menyasar sebuah lokasi perkantoran yang diduga menjadi pusat kegiatan ilegal tersebut," menurut informasi yang beredar dari sumber penindakan.
Mengenai waktu pelaksanaan, "Aksi penegakan hukum ini dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 7 Mei 2026," sebagaimana tercatat dalam kronologi resmi pengungkapan kasus ini.
Ratusan orang yang diamankan diduga merupakan operator aktif yang menjalankan sistem perjudian tersebut secara langsung, "Penggerebekan dilakukan secara mendadak dan berhasil mengamankan ratusan orang yang sedang aktif mengoperasikan sarana perjudian tersebut saat petugas tiba di lokasi," disampaikan oleh pihak kepolisian.