PORTAL7.CO.ID - Berkendara dalam kondisi mengantuk merupakan ancaman serius yang sering diremehkan oleh para pengguna jalan raya. Risiko kecelakaan yang ditimbulkan akibat rasa kantuk diklaim setara dengan situasi ketika seseorang mengemudi di bawah pengaruh alkohol atau zat terlarang lainnya.

Kondisi ekstrem akibat kelelahan ini bahkan berpotensi memicu insiden fatal. Fatalitas tersebut dapat mengakibatkan cedera serius, bahkan berujung pada hilangnya nyawa di jalanan.

Mengingat tingginya statistik kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh faktor kelelahan, sangat penting bagi setiap pengemudi untuk meningkatkan kewaspadaan. Pengemudi harus dibekali pengetahuan mengenai cara menangani rasa kantuk secara efektif dan cepat.

Oleh karena itu, berikut ini disajikan delapan cara ampuh yang perlu dipraktikkan guna menjaga tingkat kesadaran tetap optimal saat berada di balik kemudi kendaraan.

Langkah pertama yang krusial adalah memastikan bahwa pengemudi telah mendapatkan waktu tidur yang cukup sebelum memulai perjalanan panjang. Kualitas tidur yang buruk sebelum berkendara dapat secara signifikan mengganggu fungsi kognitif pengemudi.

Gangguan fungsi kognitif ini disebut memiliki efek yang sangat mirip dengan kondisi ketika seseorang berada di bawah pengaruh minuman keras. "Riset menunjukkan bahwa terjaga selama 24 jam setara dengan memiliki kadar alkohol dalam darah sebesar 0,1 persen," ujar seorang pakar keselamatan jalan raya.

Apabila waktu istirahat utama sebelum berangkat tidak terpenuhi secara memadai, langkah mitigasi yang sangat disarankan adalah mengambil tidur siang singkat. Tidur siang dengan durasi antara 15 hingga 30 menit dapat membantu mengembalikan kewaspadaan yang hilang.

Strategi-strategi pencegahan ini dirancang untuk meminimalkan potensi bahaya yang ditimbulkan oleh kondisi fisik pengemudi yang kurang prima selama perjalanan.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Bogorplus. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.