PORTAL7.CO.ID - Brisbane Roar akan melakoni laga penentuan nasib mereka di A-League saat menjamu Sydney FC dalam lanjutan pekan ke-23. Pertandingan krusial ini dijadwalkan tersaji pada Kamis malam, 2 April 2026, di stadion kebanggaan mereka, Suncorp Stadium, dilansir dari asatunews.co.id.
Laga kandang ini menjadi titik balik yang sangat menentukan bagi Roar yang kini tengah berjuang keras untuk mengamankan slot tersisa menuju babak playoff kompetisi.
Saat ini, tim asal Queensland tersebut menduduki peringkat ke-10 klasemen sementara setelah melalui periode performa yang kurang memuaskan. Mereka tercatat belum meraih satu kemenangan pun sejak pertengahan Januari lalu.
Dengan sisa empat pertandingan di musim reguler, kegagalan meraih poin penuh dalam pertemuan ini diprediksi akan secara efektif mengakhiri ambisi Brisbane Roar untuk melaju ke babak final.
Penyerang andalan Brisbane Roar, Henry Hore, menegaskan bahwa sisa laga harus dianggap sebagai 'empat final besar' yang wajib mereka menangkan. Ia menekankan bahwa fokus tim adalah meraih tiga poin di setiap kesempatan yang ada.
Hore menambahkan bahwa jeda internasional telah dimanfaatkan oleh tim untuk melakukan 'reset' total dalam persiapan, termasuk meningkatkan intensitas latihan untuk memperbaiki beberapa kelemahan fundamental dalam permainan mereka.
Pelatih Brisbane Roar, Michael Valkanis, menyampaikan bahwa seluruh elemen tim merasa memiliki 'utang' kemenangan yang harus segera dibayar lunas kepada para pendukung setia mereka di Brisbane. Beliau memastikan bahwa persiapan tim menghadapi laga kandang vital ini sudah dilakukan secara optimal.
Secara statistik, performa Brisbane Roar sepanjang tahun 2026 menunjukkan tren penurunan yang signifikan, di mana mereka hanya mampu mencatatkan satu kemenangan saja. Kekalahan terakhir mereka adalah saat takluk 1-2 dari Wellington Phoenix pada 21 Maret lalu.
Sementara itu, Sydney FC datang ke Suncorp Stadium dengan status menempati peringkat kelima klasemen, kini di bawah komando pelatih baru. Patrick Kisnorbo baru saja mengambil alih kursi kepelatihan dari Ufuk Talay pada minggu sebelumnya.