PORTAL7.CO.ID - Bek tengah Leeds United, Pascal Struijk, saat ini menjadi sorotan utama klub-klub papan atas Liga Premier, termasuk Tottenham Hotspur, Aston Villa, dan Newcastle United. Pemain berusia 26 tahun ini telah menjadi pilar penting bagi Leeds sejak didatangkan dari akademi Ajax pada tahun 2018.

Sepanjang karier seniornya di Elland Road, Struijk telah mengoleksi 188 penampilan dan berhasil meraih dua gelar Championship bersama klub tersebut. Performa solidnya, termasuk menjadi starter dalam 27 pertandingan liga musim ini, otomatis menarik minat tim-tim besar.

Dilansir dari SportsBoom, perkembangan Struijk menjadi bek yang sangat andal di kasta tertinggi Inggris menempatkannya dalam daftar prioritas beberapa rival. Tottenham Hotspur dikabarkan sangat tertarik untuk merekrutnya, mengingat mereka juga sedang berusaha mengamankan posisi mereka di liga.

Sementara itu, Aston Villa juga dikabarkan tengah memantau perkembangan sang pemain, dan Newcastle United memasukkan namanya sebagai opsi 'rencana B' dalam daftar target mereka. Newcastle dilaporkan sedang menyiapkan proposal yang besar untuk Struijk sebagai calon pengganti Sven Botman yang rentan cedera.

Leeds United diprediksi akan bersikap tegas dalam setiap negosiasi dan berencana memulai pembicaraan transfer dengan menetapkan harga awal di kisaran 30 juta poundsterling. Klub tersebut sangat berharap dapat mempertahankan Struijk karena perannya yang vital dalam taktik pelatih Daniel Farke.

Ketergantungan Leeds pada bek tengah semakin tinggi, terutama dengan penggunaan formasi fleksibel 3-5-2 oleh Farke, yang membuat peran Struijk sangat krusial. Namun, dilansir dari Londonworld, Aston Villa dikabarkan sedang menyiapkan tawaran pembuka yang diperkirakan berada di angka 20 juta poundsterling.

Villa mungkin memiliki keunggulan dibandingkan Tottenham karena mereka berpotensi tampil di Liga Champions musim depan, sedangkan Tottenham dipastikan tidak akan berkompetisi di Eropa. Leeds United kemungkinan besar harus menjual Struijk apabila sang pemain menolak memperpanjang kontraknya yang akan kedaluwarsa pada tahun 2027.

Newcastle United secara spesifik mencari pengganti Sven Botman yang sering absen karena masalah cedera. Meskipun Botman adalah pemain berkualitas, ia tercatat telah melewatkan 51 pertandingan selama tiga musim terakhir akibat berbagai masalah fisik.

Pascal Struijk dilihat sebagai kandidat ideal untuk menggantikan Botman, mengingat usianya yang baru 26 tahun dan rekam jejaknya sebagai bek tengah papan atas. Data statistik musim 2025/2026 menunjukkan Struijk bermain hampir seribu menit lebih banyak dibandingkan Botman, mengindikasikan ketersediaannya yang lebih tinggi.