PORTAL7.CO.ID - Pebalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil menempati posisi start keempat pada sesi kualifikasi Moto3 Amerika 2026 yang berlangsung di Circuit of the Americas (COTA). Pencapaian ini menegaskan konsistensi performa Veda setelah sebelumnya sukses meraih podium di seri balap Brasil.

Hasil impresif ini didapat Veda setelah melalui sesi latihan bebas hingga berhasil menembus sesi kualifikasi kedua (Q2) yang digelar pada Minggu, 29 Maret 2026, dini hari WIB. Keberhasilan tersebut menjadi modal penting bagi pembalap asal Gunungkidul ini.

Menurut data yang dirilis oleh Honda Racing, Veda mencatatkan waktu tertinggal 0,706 detik dari peraih posisi terdepan, Alvaro Carpe. Pebalap KTM tersebut mengamankan pole position dengan total waktu tercepat 2 menit 12,107 detik.

Persaingan di barisan depan kualifikasi juga cukup ketat, dengan Casey James O'Gorman berhasil menempati posisi kedua. Sementara itu, dua pebalap dari tim Leopard Racing, Guido Pini dan Adrian Fernandez, menguntit di urutan kelima dan ketujuh.

Rekan satu tim Veda di Honda Team Asia, Zen Mitani, harus memulai balapan dari posisi yang kurang ideal, yakni peringkat ke-12. Bagi Veda, COTA yang memiliki panjang 5,5 kilometer ini merupakan lintasan baru yang belum pernah ia jajaki sebelumnya.

Veda memperoleh berbagai informasi mengenai karakter sirkuit COTA melalui diskusi mendalam dengan seniornya, Mario Aji. Mario Aji menekankan betapa sulitnya sirkuit ini untuk para pendatang baru.

"COTA salah satu karakter sirkuit yang paling susah untuk adaptasi, terutama untuk pebalap baru," ujar Mario Aji, menggarisbawahi kompleksitas lintasan tersebut.

Mario Aji juga memberikan panduan kunci untuk menaklukkan COTA, yang menurutnya terletak pada kemampuan menemukan ritme balap yang tepat. Pebalap yang bisa melewati bagian sulit atau bumpy akan mampu menjaga kecepatan maksimal secara konsisten.

Veda sendiri telah melakukan persiapan dengan mempelajari tata letak sirkuit melalui video game MotoGP. Ia fokus mencermati desain lintasan yang terkenal memiliki banyak tikungan zig-zag.