PORTAL7.CO.ID - Petenis putri nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, sukses mempertahankan mahkotanya di ajang bergengsi Miami Open 2026. Gelar ini ia raih setelah menaklukkan unggulan keempat, Coco Gauff, melalui pertarungan sengit yang membutuhkan tiga set penentuan.

Pertandingan final yang digelar pada Sabtu, 28 Maret 2026, tersebut berakhir dengan skor akhir 6-2, 4-6, dan 6-3 untuk kemenangan Sabalenka. Keberhasilan ini sekaligus mengukuhkan Sabalenka sebagai salah satu atlet elit yang meraih status Sunshine Double musim ini.

Sunshine Double merujuk pada pencapaian memenangkan dua turnamen besar Amerika Serikat secara berurutan, yaitu Indian Wells dan Miami Open dalam tahun yang sama. Sabalenka kini menyamai jejak Iga Swiatek yang berhasil meraih prestasi serupa pada gelaran tahun 2022.

Menurut analisis dari ESPN dan BBC, performa Sabalenka sangat menonjol pada set pertama dan set penutup. Dominasi ini terlihat melalui pukulan keras dari garis belakang yang secara konsisten menyulitkan perlawanan Coco Gauff di hadapan pendukung tuan rumah.

Kemenangan ini juga memperbarui rekor pertemuan kedua petenis tersebut, kini dengan keunggulan 7-6 bagi Sabalenka. Lebih lanjut, ini merupakan gelar profesional ke-24 yang berhasil dikoleksi oleh pemain asal Belarusia tersebut sepanjang kariernya.

Saat upacara penyerahan trofi, Sabalenka memberikan apresiasi tinggi terhadap rivalnya di lapangan. "Kamu telah mendorong saya untuk menjadi pemain yang lebih baik," ujar Sabalenka, merujuk pada persaingan ketat yang mereka ciptakan selama pertandingan.

Meskipun harus puas sebagai runner-up, Coco Gauff dipastikan akan mengalami peningkatan signifikan dalam peringkat WTA mendatang. Ia diproyeksikan akan naik ke posisi peringkat tiga dunia, menggusur posisi Iga Swiatek saat pembaruan peringkat resmi dilakukan.

Catatan performa Sabalenka sepanjang awal tahun 2026 ini memang luar biasa, dengan rekor kemenangan 23 dari 24 pertandingan yang telah ia jalani. Pencapaian ini termasuk koleksi tiga gelar juara dari turnamen WTA Tour sejauh ini.

Gauff sempat menunjukkan perlawanan kuat di set kedua, didukung penuh oleh penonton yang memadati stadion di Miami Gardens. Namun, momentum tersebut terhambat oleh faktor teknis, termasuk tujuh kali double faults yang tercatat di set penentuan.