PORTAL7.CO.ID - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Sabtu, 9 Mei 2026, pukul 10.45 WITA. Kedatangan beliau menandai dimulainya kunjungan kerja di wilayah perbatasan Indonesia setelah menyelesaikan tugas di luar negeri.
Kunjungan kerja ini dilakukan segera setelah Presiden menyelesaikan rangkaian acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN yang diselenggarakan di Cebu, Filipina. Hal ini menunjukkan fokus pemerintah terhadap isu-isu strategis perbatasan negara.
Kedatangan Presiden Prabowo di Bandara Miangas disaksikan melalui pantauan kanal YouTube Sekretariat Presiden dan dimuat dalam berita daring. Beliau tampak mengenakan pakaian safari dan topi biru saat menuruni pesawat kepresidenan.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Mereka tiba bersamaan dengan kedatangan Kepala Negara di pulau terluar tersebut.
Setibanya di Miangas, Presiden disambut oleh beberapa menteri yang telah berada di lokasi lebih awal. Para menteri penyambut tersebut antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Turut menyambut juga Menkomdigi Meutya Hafid, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita. Kehadiran jajaran menteri ini memperkuat makna kunjungan kenegaraan di titik terdepan bangsa.
Setelah mendarat, Presiden Prabowo menyempatkan diri berinteraksi dengan petugas bandara dan warga lokal yang telah menanti kedatangannya. Beberapa petugas bandara terlihat memanfaatkan momen tersebut untuk berswafoto sebelum aktivitas utama dimulai.
Rombongan kepresidenan kemudian melanjutkan perjalanan dari bandara menggunakan kendaraan taktis Maung Garuda. Tujuan mereka adalah SMK Negeri 2 Talaud untuk berinteraksi langsung dengan penduduk setempat di Desa Miangas.
Pulau Miangas sendiri merupakan wilayah strategis dengan luas hanya sekitar 3,5 kilometer persegi, terdiri dari satu desa dalam satu kecamatan khusus. Desa ini memiliki populasi yang tercatat sebanyak 823 jiwa yang terbagi dalam 232 kepala keluarga.