PORTAL7.CO.ID - Phoenix Suns secara resmi berhasil mengamankan satu tempat di babak postseason setelah memenangi laga krusial dalam Turnamen Play-In pada Jumat malam, 17 April 2026. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri langkah Golden State Warriors dalam persaingan menuju gelar juara musim ini.
Hasil pertandingan tersebut memberikan ancaman serius bagi kelangsungan dinasti tim asal San Francisco yang telah lama mendominasi NBA. Phoenix Suns tampil sangat meyakinkan berkat performa luar biasa dari guard andalan mereka, Jalen Green, yang menjadi bintang utama di lapangan.
Jalen Green tercatat tampil sangat dominan dengan membukukan total 36 poin melalui akurasi tembakan yang mencapai 14 dari 20 percobaan. Pemain muda berusia 24 tahun tersebut juga sukses melesakkan delapan tembakan tiga angka yang menjadi faktor pembeda dalam laga tersebut.
Berdasarkan statistik pertandingan, Green memberikan kontribusi besar selama 39 menit waktu bermainnya di lapangan. Ia juga menambah catatan impresif dengan torehan enam rebound, empat asis, dua steal, serta tiga blok untuk membantu pertahanan Suns.
"Saat Jalen Green berada di lapangan, Phoenix Suns berhasil mengungguli perolehan poin Warriors dengan selisih yang cukup jauh mencapai 22 angka," dilansir dari laporan statistik pertandingan tersebut.
Kekalahan menyakitkan ini memicu ketidakpastian besar mengenai masa depan skuat Golden State Warriors yang prestasinya mulai menurun sejak juara tahun 2022. Bintang utama mereka, Stephen Curry, kini telah menginjak usia 38 tahun dan hanya menyisakan satu musim dalam kontraknya.
Situasi internal tim semakin menjadi sorotan karena pelatih kepala Steve Kerr baru saja menyelesaikan tahun terakhir masa baktinya. Selain itu, pemain senior Draymond Green juga memiliki opsi pemain untuk menentukan apakah ia akan bertahan atau hengkang pada musim panas mendatang.
Dalam pertandingan penentuan ini, Stephen Curry dilaporkan mengalami kesulitan untuk menemukan akurasi tembakan terbaiknya di bawah tekanan pertahanan Suns. Sebaliknya, pemain muda Brandin Podziemski justru muncul sebagai sosok yang tampil paling menonjol bagi kubu Warriors di saat-saat sulit.
Aksi gemilang Jalen Green kali ini dianggap sebagai momen pembalasan dendam setelah dirinya sering didominasi Warriors saat masih membela Houston Rockets. Pada pertemuan playoff tahun lalu, Green tercatat hanya memiliki akurasi tembakan yang rendah saat timnya disingkirkan oleh skuat asuhan Steve Kerr.