PORTAL7.CO.ID - Momen krusial menyambut SC Freiburg saat mereka bersiap menjamu SC Braga dalam pertandingan leg kedua semifinal Europa League. Duel penentuan ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 7 Mei 2026, tepat pukul 21.00 waktu setempat.

Klub asal Jerman ini mengusung misi besar untuk membalikkan keadaan setelah menelan kekalahan tipis 1-2 pada pertemuan pertama di markas Braga. Mereka bertekad meraih kemenangan dengan selisih dua gol demi mengukir sejarah pertama kali melaju ke babak final kompetisi bergengsi Eropa tersebut.

Pelatih Julian Schuster mengambil langkah strategis dengan menurunkan komposisi pemain utama yang berbeda dari pertemuan sebelumnya. Keputusan ini menunjukkan keseriusan Freiburg dalam upaya mereka mengejar tiket final di kandang sendiri.

Dilansir dari Bild, terdapat beberapa penyesuaian signifikan dalam daftar susunan pemain yang disiapkan oleh sang pelatih. Salah satu perubahan terlihat dari absennya Suzuki yang terpaksa menepi lapangan karena mengalami cedera patah tulang selangka.

Selain itu, ada perubahan taktis di lini tengah di mana Makengo harus memulai pertandingan dari bangku cadangan, memberinya peran potensial sebagai pemecah kebuntuan di babak kedua. Perubahan ini menandakan adanya penyesuaian strategi untuk menghadapi tekanan pertandingan krusial ini.

Kualitas lini pertahanan Freiburg diperkuat oleh masuknya Kübler sebagai pemain inti, yang akan berkolaborasi dengan Höfler di sektor tengah lapangan. Komposisi lengkap tim menampilkan Atubolu sebagai benteng terakhir di posisi penjaga gawang.

Barisan belakang Freiburg akan diisi oleh Treu, Lienhart, Ginter, dan Kübler yang bertugas mengamankan pertahanan sepanjang pertandingan. Di sektor gelandang, duet Höfler dan Eggestein dipercaya untuk menjaga kedalaman permainan dan mengontrol tempo laga.

Sementara itu, beban serangan utama akan ditumpukan pada lini depan yang dipercayakan kepada Grifo, Manzambi, dan Beste. Ketiganya akan bertugas menyokong pergerakan Matanovic yang diposisikan sebagai ujung tombak tunggal dalam formasi menyerang Freiburg.

Pertandingan ini menjadi sangat krusial karena Freiburg saat ini masih membawa beban defisit satu gol dari hasil leg pertama. Oleh karena itu, tim asuhan Julian Schuster wajib membalikkan keadaan di hadapan para pendukung mereka untuk mengamankan tiket menuju partai puncak kompetisi kasta kedua Eropa ini.