PORTAL7.CO.ID - Tensi politik yang meningkat antara Iran dan Amerika Serikat sebagai salah satu tuan rumah memicu spekulasi mengenai partisipasi tim nasional Iran. Isu mengenai potensi mundurnya skuad asuhan Mehdi Taremi dari putaran final Piala Dunia 2026 ini mulai menjadi perbincangan hangat di kalangan pengamat sepak bola internasional.
Menanggapi situasi tersebut, otoritas sepak bola dunia dikabarkan mulai menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran turnamen. Dilansir dari Detik Sport, FIFA saat ini tengah mengkaji skenario babak playoff tambahan untuk mengisi kekosongan slot jika Iran benar-benar memutuskan untuk tidak berangkat.
Legenda sepak bola Amerika Serikat, Alexi Lalas, turut memberikan pandangannya terkait solusi praktis dalam menghadapi kemungkinan tersebut. Melalui pernyataan pada Kamis (16/4/2026), ia menyoroti pentingnya kesiapan tim pengganti yang memiliki kredibilitas dan peringkat yang mumpuni.
"Apabila Iran benar-benar menarik diri dari kompetisi, saya berpendapat bahwa Italia menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan posisi mereka berdasarkan peringkat dunia, atau setidaknya diikutsertakan dalam babak kualifikasi darurat," kata Alexi Lalas.
Meski menawarkan Italia sebagai solusi teknis, Lalas secara diplomatis tetap mengharapkan kehadiran tim dari Timur Tengah tersebut. Ia menilai partisipasi seluruh negara yang lolos kualifikasi sangat penting bagi keberagaman dan kemeriahan pesta sepak bola di tanah Amerika.
"Namun secara pribadi, saya sangat berharap Iran tetap berpartisipasi karena saya ingin melihat para pemain mereka berkompetisi dan mendapatkan apresiasi yang layak di Amerika Serikat," ungkap Alexi Lalas.
Hingga saat ini, posisi resmi FIFA masih menunjukkan bahwa Iran tetap terdaftar sebagai peserta sah di turnamen empat tahunan tersebut. Kepastian ini diperkuat oleh kunjungan Presiden FIFA, Gianni Infantino, saat memantau laga uji coba Iran di Turki pada Maret 2026 silam.
Sebelumnya, pihak Iran sempat mengajukan permohonan solusi praktis untuk memindahkan lokasi pertandingan mereka ke Meksiko demi alasan keamanan. Namun, permintaan tersebut secara resmi ditolak oleh FIFA yang tetap pada jadwal semula di Amerika Serikat.
Berdasarkan hasil pengundian grup yang telah dilakukan, Iran dijadwalkan akan bersaing ketat di Grup G. Mereka akan menghadapi tantangan besar dari tim-tim kuat lainnya seperti Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.