PORTAL7.CO.ID - Tragedi enam kekalahan beruntun akhirnya menempatkan Chelsea pada posisi yang sangat tidak menguntungkan di papan tengah klasemen sementara Liga Inggris. Hasil minor ini secara resmi mendorong The Blues turun ke peringkat kesembilan setelah menyelesaikan pertandingan melawan Nottingham Forest.
Peristiwa krusial ini terjadi di kandang mereka sendiri, Stamford Bridge, pada hari Senin, 4 Mei 2026. Kekalahan tersebut menjadi pukulan telak bagi kepercayaan diri tim dan manajemen klub yang sedang mencari stabilitas.
Secara spesifik, Chelsea harus mengakui keunggulan Nottingham Forest dengan skor akhir 1-3. Tiga gol tim tamu disumbangkan oleh Taiwo Awoniyi yang mencetak dua gol, ditambah satu gol penalti yang dieksekusi oleh Igor Jesus.
Dilansir dari Detik Sport, satu-satunya pembalasan dari kubu tuan rumah hanya mampu diciptakan melalui gol tunggal yang dicetak oleh penyerang mereka, Joao Pedro. Skor ini menggarisbawahi kesulitan besar yang dihadapi tim London Barat tersebut.
Pertandingan ini juga menandai debut bagi manajer interim baru, Calum McFarlane, yang baru saja ditunjuk untuk mengambil alih kursi kepelatihan menggantikan Liam Rosenior. Debut tersebut sayangnya berakhir dengan kekalahan yang memperburuk situasi tim.
Keterpurukan The Blues semakin terlihat jelas dari catatan statistik produktivitas mereka selama periode negatif ini. Gawang Chelsea telah kebobolan sebanyak 14 kali, sementara lini serang mereka hanya mampu menyarangkan satu bola saja.
Akibat rentetan hasil buruk ini, posisi Chelsea kini merosot tajam dari sebelumnya yang berada di peringkat kelima, kini terdampar di urutan kesembilan dengan total koleksi 48 poin. Penurunan performa ini secara efektif menutup peluang mereka untuk mengamankan slot Liga Champions melalui jalur lima besar klasemen akhir.
Secara matematis, peluang Chelsea untuk menyalip Aston Villa yang saat ini menempati posisi kelima dengan 58 poin sudah sangat tipis. Tim asuhan Calum McFarlane tersebut hanya menyisakan tiga pertandingan tersisa di kompetisi Liga Inggris musim ini.
Satu-satunya harapan tersisa bagi Chelsea untuk bermain di kancah Eropa musim depan bergantung pada skenario yang melibatkan hasil tim lain. Syarat utamanya adalah Aston Villa harus berhasil menjuarai Liga Europa sekaligus finis di lima besar klasemen domestik, sementara Chelsea sendiri wajib mengakhiri musim di posisi keenam.