PORTAL7.CO.ID - Penyerang asal Brasil, Rafael de Sa Rodrigues alias Rafinha, menyampaikan pandangannya mengenai perjalanan kariernya setelah berhasil mengamankan posisi PSIS Semarang agar tidak terdegradasi dari kompetisi musim ini. Keputusan dan target untuk musim depan menjadi fokus utama sang pemain setelah melalui perjuangan berat bersama Laskar Mahesa Jenar.

Rafinha bergabung dengan PSIS Semarang pada pertengahan musim Pegadaian Championship 2025/2026, di mana tim tersebut tengah terpuruk di papan bawah klasemen Grup Timur. Kehadirannya menjadi angin segar yang krusial bagi upaya tim untuk meraih keselamatan dari zona degradasi.

PSIS Semarang berhasil mengakhiri kompetisi di posisi kedelapan klasemen akhir dengan perolehan 23 poin. Meskipun harus menelan kekalahan 0-3 dari PSS Sleman pada 3 Mei 2026, pencapaian bertahan di liga dinilai telah memenuhi sasaran utama yang ditetapkan.

Dilansir dari Bola, Rafinha menggarisbawahi pentingnya perjuangan kolektif tim sepanjang pertandingan yang telah mereka lalui. Ia mengakui bahwa tekanan yang dihadapi PSIS sangat berbeda dengan tim lain yang berjuang di papan atas.

"Semua orang tahu perjuangan yang berbeda bagi PSIS dan PSS Sleman. PSS berjuang untuk Liga 1 dan PSIS berjuang agar tidak terdegradasi," ujar Rafinha, menyoroti perbedaan prioritas klub.

Ia melanjutkan bahwa ketika dirinya pertama kali bergabung, tim hanya mengoleksi delapan poin, sehingga mandat utama adalah menjauhi zona bahaya. "Saat saya datang ke sini kami hanya punya delapan poin. Jadi tugas kami adalah bertahan di liga, itu tugas kami 100 persen," tegasnya.

Mengenai status kontraknya yang belum jelas untuk musim mendatang, pemain berusia 34 tahun ini memutuskan untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan. Ia memilih untuk fokus beristirahat dan berkumpul dengan keluarga sebelum menentukan langkah karier selanjutnya.

"Untuk masa depan saya, hanya Tuhan yang tahu. Saya tidak tahu apa-apa saat ini. Saya hanya akan pulang ke rumah, bersantai dengan keluarga, dan menunggu apa yang terbaik," kata Rafinha.

Meskipun demikian, mantan penggawa PSCS Cilacap ini memiliki ambisi yang sangat jelas untuk musim depan, yaitu bermain di kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Ia berharap bisa melanjutkan perjuangannya di level yang lebih tinggi.