PORTAL7.CO.ID - Umat Muslim di Kota Samarinda kini memasuki hari kesembilan dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Penting bagi masyarakat setempat untuk memantau jadwal imsakiyah agar ibadah berjalan dengan lancar dan tepat waktu. Jadwal ini menjadi acuan krusial bagi warga yang bermukim di wilayah ibu kota Kalimantan Timur tersebut agar tidak terlambat memulai puasa.
Berdasarkan penanggalan masehi, hari kesembilan Ramadhan tahun ini jatuh pada hari Jumat, 27 Februari 2026. Pemerintah melalui Kementerian Agama RI telah merilis jadwal resmi untuk membantu warga mengatur waktu sahur dan berbuka dengan presisi. Informasi ini sangat dinantikan oleh masyarakat guna memastikan kepatuhan terhadap waktu ibadah yang telah ditetapkan secara sah oleh otoritas terkait.
Kementerian Agama RI memberikan panduan bahwa waktu imsak ditetapkan tepat sepuluh menit sebelum adzan Subuh berkumandang. Sementara itu, tanda berakhirnya waktu puasa atau saat berbuka adalah ketika adzan Maghrib mulai terdengar di seluruh penjuru kota. Seluruh jadwal ini telah disusun secara cermat melalui sistem informasi resmi untuk kepentingan umat Islam di seluruh Indonesia.
Data jadwal imsakiyah untuk wilayah Kota Samarinda ini merujuk langsung pada sumber resmi di situs bimasislam.kemenag.go.id. Masyarakat diimbau untuk terus memperbarui informasi mengenai waktu shalat dan imsak setiap harinya melalui kanal-kanal terpercaya. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kekeliruan dalam memulai maupun mengakhiri ibadah puasa harian yang sedang dijalankan.
Sebelum memulai puasa pada esok hari, setiap individu Muslim diwajibkan untuk membaca niat puasa Ramadhan sebagai syarat sah ibadah. Niat ini merupakan rukun penting yang harus dilafalkan di dalam hati maupun secara lisan sebagai bentuk kesungguhan mengharap ridha Allah. Bacaan niat tersebut mencakup pernyataan tulus untuk menunaikan kewajiban puasa di bulan suci tahun ini karena Allah Ta’ala.
Selain memperhatikan waktu imsak, momen berbuka puasa juga dilengkapi dengan doa khusus yang umum dilafalkan oleh umat Islam. Doa ini merupakan bentuk rasa syukur mendalam atas nikmat dan rezeki yang diberikan Allah setelah seharian menahan lapar serta dahaga. Melafalkan doa berbuka menjadi pelengkap kesempurnaan ibadah setelah berjuang menjalankan kewajiban selama belasan jam dengan penuh kesabaran.
Dengan adanya panduan jadwal resmi ini, diharapkan warga Samarinda dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih khusyuk dan teratur. Ketepatan waktu dalam beribadah merupakan salah satu kunci utama dalam meraih keberkahan di bulan yang penuh kemuliaan ini. Semoga seluruh rangkaian ibadah di hari kesembilan Ramadhan 1447 H ini diterima dengan baik oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Sumber: Infonasional