PORTAL7.CO.ID - Manchester City berhasil meraih kemenangan krusial dalam upaya mempertahankan gelar juara Liga Inggris musim ini. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Etihad pada Minggu (19/4/2026) malam WIB, The Citizens sukses membungkam Arsenal dengan skor tipis 2-1.
Hasil positif ini membuat persaingan di papan atas klasemen Premier League semakin sengit mendekati akhir kompetisi. Manchester City kini mengantongi 67 poin dari 32 laga, sementara Arsenal tetap berada di puncak dengan 70 poin namun telah melakoni 33 pertandingan.
Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-16 melalui aksi gemilang pemain muda Rayan Cherki. Cherki melakukan penetrasi individu dengan melewati empat pemain bertahan lawan sebelum menyarangkan bola ke pojok bawah gawang Arsenal.
Kegembiraan pendukung City sempat terhenti hanya dua menit berselang akibat kesalahan komunikasi di lini pertahanan mereka. Kiper Gianluigi Donnarumma melakukan blunder yang langsung dimanfaatkan dengan baik oleh Kai Havertz untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi dan diwarnai banyak peluang emas yang diciptakan oleh kedua belah pihak. Tercatat ada empat tembakan yang membentur tiang gawang, termasuk tendangan melengkung dari Eberechi Eze yang nyaris mengubah papan skor.
Erling Haaland akhirnya muncul sebagai pahlawan kemenangan bagi Manchester City pada menit ke-65. Penyerang tajam tersebut bereaksi cepat menyambar bola liar di dalam kotak penalti lawan untuk memastikan raihan tiga poin bagi timnya.
"Saya rasa Arsenal tampil cukup baik, namun perbedaan antara tim yang sekadar bagus dan tim yang luar biasa sangat terlihat jelas di lapangan karena pemain kelas dunia menjadi pembeda," ujar Patrick Vieira dilansir dari sport.detik.com.
"Arsenal akan merasakan tekanan yang jauh lebih besar sekarang dan saya bahkan semakin meragukan kekuatan mental tim ini saat ini," tambah Patrick Vieira saat memberikan analisis mengenai kondisi psikologis skuad asuhan Mikel Arteta.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengakui bahwa faktor efektivitas dalam penyelesaian akhir di depan gawang menjadi pembeda utama dalam laga tersebut. Dilansir dari GOAL, Arsenal tercatat hanya mampu mengamankan satu kemenangan dalam enam laga terakhir mereka di semua kompetisi.