PORTAL7.CO.ID - Persaingan di pasar otomotif Indonesia semakin ketat dengan masuknya merek-merek premium asal China. Hal ini membuat para produsen mobil mapan harus beradaptasi untuk tetap bersaing.

Banyak merek mobil premium asal China yang telah memasuki pasar Indonesia, menawarkan produk dengan harga miliaran rupiah. "Saya pikir segmen kompetitif di lingkungan kompetitif telah berubah sepenuhnya dalam dua tahun terakhir dengan banyaknya perusahaan China terutama jika ada lebih dari 20 (merek China) yang datang ke Indonesia," ujar Peter 'Sunny' Medalla, President Director BMW Group Indonesia.

Dilansir dari Detik Oto, perubahan ini membuat calon pembeli yang sebelumnya tidak memiliki alternatif kini mulai melirik produk-produk asal China. Fenomena ini memberikan dampak yang lebih signifikan bagi produsen asal Jepang dan Korea dibandingkan BMW.

"Jadi banyak pelanggan kami atau calon pelanggan di masa depan, tiga atau empat tahun lalu tidak memiliki pilihan ini (mobil-mobil China). Dan sekarang banyak orang berpikir, 'kenapa kami tidak mencobanya?'. Dan lebih banyak perusahaan Jepang atau Korea yang terpengaruh (dengan itu) daripada kita (BMW)," kata Sunny.

Faktor harga menjadi daya tarik utama yang memengaruhi pergeseran minat pelanggan saat munculnya brand baru. Namun, keberlanjutan tren penggunaan merek baru ini masih menjadi tanda tanya besar bagi industri.

"Karena soal harga, itu pasti langsung ada pengaruhnya. Jadi memang akan ada pergeseran jika ada brand baru. Tapi pertanyaannya? Berapa lama ini akan berlangsung?," tutur Sunny.

Menghadapi gempuran merek baru, BMW menekankan pada nilai sejarah dan komitmen jangka panjang di Indonesia. Aspek legasi menjadi pembeda utama antara BMW dengan para kompetitor pendatang baru tersebut.

"Banyak orang bertanya apa yang membuat BMW berbeda dari merek lain? Ini semua tentang legasi, sejarah, dan kisah di balik BMW. Kami telah ada di sini lebih dari 50 tahun dan 25 tahun dengan anak perusahaan kami. Jadi kami berkomitmen berada di sini hari ini dan mungkin 50 tahun ke depan," ucap Sunny.

Selain faktor sejarah, kondisi finansial perusahaan yang stabil pada tahun lalu memungkinkan brand asal Munich ini terus berinovasi. Produk-produk terbaru dihadirkan secara rutin untuk memenuhi ekspektasi dan selera pasar yang terus berkembang.