Pemerintah Kabupaten Nganjuk secara resmi mengumumkan pelaksanaan agenda Kerja Bakti Indonesia Asri yang akan digelar secara serentak di seluruh wilayah. Kegiatan besar ini dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu, 18 Februari 2026 mendatang sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan. Seluruh lapisan masyarakat diharapkan dapat berkontribusi aktif guna mewujudkan daerah yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.
Pelaksanaan kerja bakti massal ini rencananya akan dimulai sejak pagi hari tepat pukul 06.00 WIB hingga selesai. Agenda tersebut tidak hanya melibatkan masyarakat umum, tetapi juga jajaran pimpinan daerah secara langsung di lapangan. Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, dipastikan akan turun untuk mendampingi warga dalam aksi bersih-bersih lingkungan ini.
Program ini merupakan wujud nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam menciptakan lingkungan yang asri secara berkelanjutan. Langkah ini diambil sebagai respons atas pentingnya menjaga sanitasi dan keindahan wilayah di tengah dinamika pembangunan daerah. Melalui gerakan serentak, pemerintah berharap kesadaran akan kebersihan lingkungan dapat tertanam lebih kuat di setiap lapisan masyarakat.
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam menyukseskan agenda besar ini pada Senin (16/2/2026). Ia mengajak seluruh pengurus RT, RW, hingga perangkat desa dan kelurahan se-Kabupaten Nganjuk untuk bergerak bersama secara serentak. Marhaen menekankan bahwa partisipasi aktif warga adalah kunci utama dalam mencapai target lingkungan yang sehat dan indah.
Dampak dari kegiatan kerja bakti ini diharapkan dapat memberikan perubahan signifikan pada estetika dan kesehatan lingkungan di wilayah Nganjuk. Selain membersihkan sampah, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga di berbagai tingkatan sosial. Dengan kondisi lingkungan yang bersih, risiko penyebaran penyakit akibat sanitasi yang buruk dapat diminimalisir secara efektif.
Menjelang hari pelaksanaan, koordinasi intensif terus dilakukan oleh pemerintah daerah bersama jajaran kecamatan hingga tingkat desa. Berbagai persiapan logistik dan pemetaan lokasi prioritas mulai dimatangkan agar kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan teknis yang berarti. Masyarakat juga mulai diimbau melalui pengumuman resmi di berbagai platform komunikasi lokal agar bersiap berpartisipasi sejak dini.
Melalui gerakan Kerja Bakti Indonesia Asri ini, Nganjuk berupaya menjadi percontohan bagi daerah lain dalam hal pengelolaan kebersihan berbasis komunitas. Pemerintah optimis bahwa sinergi antara pemimpin dan rakyat akan membawa perubahan positif bagi masa depan lingkungan kabupaten tersebut. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, melainkan menjadi budaya rutin yang terus dijaga kelestariannya.