PORTAL7.CO.ID - Penetapan hari raya Idul Fitri tahun ini telah resmi diumumkan oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Keputusan ini menjadi pedoman bagi jutaan umat Islam yang mengikuti metode perhitungan yang digunakan oleh organisasi Islam terbesar tersebut.

Keputusan ini secara resmi menandai berakhirnya masa ibadah puasa Ramadan. Momen ini selalu dinantikan sebagai puncak perayaan keagamaan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.

Menurut pengumuman resmi, hari raya Idul Fitri tahun ini diprediksi akan jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026. Informasi ini menyebar luas dan menjadi acuan bagi jamaah Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Dilansir dari JABARONLINE.COM, penetapan tanggal ini merupakan hasil dari perhitungan yang matang dan menjadi bagian dari tradisi organisasi dalam menentukan hari besar keagamaan. Hal ini memberikan kepastian bagi umat untuk mempersiapkan perayaan hari kemenangan.

Momen penetapan ini juga seringkali diiringi dengan persiapan untuk pelaksanaan salat Idul Fitri secara berjamaah. Banyak wilayah yang kemudian menyiapkan lapangan atau jalanan utama untuk menampung jamaah yang sangat banyak.

Di beberapa lokasi strategis, jalanan yang biasanya ramai oleh aktivitas lalu lintas akan berubah fungsi sementara. Kawasan tersebut akan bertransformasi menjadi arena salat akbar yang dipenuhi semangat kebersamaan dan ketakwaan.

Perayaan Idul Fitri yang didasarkan pada ketetapan Muhammadiyah ini selalu menunjukkan semangat kebersamaan yang tinggi. Umat Muslim berkumpul untuk melaksanakan ibadah sunnah muakkad tersebut dengan khidmat.

"Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah secara resmi telah mengumumkan penetapan hari raya Idul Fitri tahun ini jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026," bunyi salah satu bagian dari pengumuman tersebut.

Pengumuman ini langsung disambut positif oleh jutaan umat Islam yang mengikuti kalender perhitungan organisasi besar tersebut. Hal ini menunjukkan betapa besarnya pengaruh ketetapan Muhammadiyah dalam penentuan hari raya.