PORTAL7.CO.ID - Persaingan memperebutkan mahkota juara Liga Inggris musim 2025/2026 memasuki babak yang sangat krusial setelah Manchester City gagal meraih kemenangan penuh. Hal ini terjadi setelah mereka harus puas berbagi angka dalam laga tandang yang menegangkan melawan Everton.
Laga yang berlangsung pada Selasa (5/5/2026) dini hari WIB di Stadion Hill Dickinson tersebut berakhir dengan skor imbang 3-3. Hasil imbang ini secara signifikan menguntungkan posisi pemuncak klasemen sementara, Arsenal, dalam perburuan gelar.
Dilansir dari Detik Sport, tambahan satu poin membuat koleksi poin Manchester City menjadi 71 poin dari total 34 pertandingan yang telah mereka jalani. Sementara itu, Arsenal kini semakin mantap di puncak dengan mengantongi 76 poin setelah bermain dalam 35 laga di kompetisi kasta tertinggi Inggris tersebut.
Pertandingan tersebut menampilkan drama saling balas gol sejak awal, di mana Jeremy Doku sempat membawa City unggul lebih dulu pada babak pertama. Namun, tuan rumah Everton menunjukkan perlawanan sengit dan berhasil membalikkan keadaan.
Dua gol dari Thierno Barry pada menit ke-68 dan ke-81, ditambah satu gol dari Jake O'Brien di menit ke-73, sempat membuat kubu The Citizens tertekan. Upaya keras tim asuhan Pep Guardiola baru membuahkan hasil menjelang akhir laga.
Erling Haaland berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sundulan kerasnya pada menit ke-83. Keajaiban akhirnya terjadi ketika Jeremy Doku mencetak gol penyeimbang krusial di masa injury time, tepatnya pada menit ke 90+7, menyelamatkan City dari kekalahan tandang.
Situasi ini lantas menarik perhatian mantan penjaga gawang Newcastle United, Shay Given, yang menilai bahwa keuntungan kini sepenuhnya berada di pihak The Gunners. Menurutnya, kegagalan City meraih poin penuh di kandang Everton merupakan kerugian besar pada fase penentuan seperti ini.
"Jangan lupa, ini kehilangan dua poin, tapi ini bisa berarti besar," ujar Shay Given seperti dikabarkan oleh BBC, menyoroti dampak psikologis dari hasil tersebut.
Given juga menekankan bahwa hasil imbang yang tidak terduga ini memberikan keuntungan momentum yang sangat besar bagi skuad asuhan Mikel Arteta. Ia meyakini bahwa tekanan kini beralih sepenuhnya kepada sang juara bertahan.