PORTAL7.CO.ID - PSM Makassar sukses mengamankan kemenangan penting dengan skor akhir 2-1 saat menjamu Bhayangkara FC dalam lanjutan kompetisi Super League. Duel krusial ini digelar di markas kebanggaan mereka, Stadion Gelora BJ Habibie, pada hari Senin (4/5).

Kemenangan ini menjadi suntikan moral yang signifikan bagi Juku Eja, karena secara matematis memperbesar peluang mereka untuk dapat bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim mendatang. Dua gol yang memastikan kemenangan tim tuan rumah dicetak oleh Dusan Lagator dan Luka Cumic.

Tambahan tiga poin ini sangat berharga, sebab berhasil memantapkan posisi PSM Makassar di peringkat ke-13 klasemen sementara. Dengan raihan 34 poin dari 31 pertandingan, mereka kini unggul tujuh angka dari Persis Solo yang berada di batas teratas zona degradasi.

Pelatih Interim PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, menyoroti pentingnya menjaga performa tim secara konsisten, mengingat kompetisi menyisakan tiga pertandingan yang harus diselesaikan dengan maksimal.

"Mudah-mudahan dengan hasil (kemenangan) ini, kita bisa lebih baik lagi ke depannya karena masih ada tiga game yang harus kita selesaikan," ujar Pelatih Interim PSM, Ahmad Amiruddin, saat sesi konferensi pers pasca pertandingan.

Amiruddin menambahkan bahwa faktor mentalitas dan fokus tinggi dari para pemain menjadi pembeda utama dalam pertandingan menghadapi Bhayangkara FC tersebut. Ia menegaskan bahwa sisa laga harus diperlakukan layaknya sebuah final demi mengamankan posisi klub.

"Untuk yang pertama mengenai momen, saya pikir dengan kemenangan ini kita syukuri seadanya, tapi kita masih harus berpikir bahwa kita masih ada tugas yang ke depan yang menanti kita. Dan itu harus kita tuntuntas," tegas Amiruddin.

Bek PSM Makassar, Aloisio Soares Neto, mengungkapkan tekad besar seluruh skuad dalam menjaga reputasi klub agar terhindar dari jeratan degradasi ke Liga 2 musim depan. Ia menggarisbawahi bahwa kerja keras telah dikerahkan sepanjang musim.

"Kami juga sepanjang musim bekerja keras untuk tujuan kami, target kami, yaitu untuk tidak turun ke Liga 2. Kita kerja keras semua di dalam tim untuk tidak turun ke Liga 2," ungkap Neto.