PORTAL7.CO.ID - Tim Nasional Putri Indonesia tengah bersiap melakoni laga krusial dalam perebutan tempat ketiga ajang FIFA Women's Series 2026. Skuad Garuda Pertiwi dijadwalkan akan menantang Kaledonia Baru di Stadion Ratchaburi, Thailand, pada Rabu, 15 April 2026.
Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi anak asuh Satoru Mochizuki untuk memulihkan kepercayaan diri. Setelah hasil kurang maksimal pada laga sebelumnya, kemenangan menjadi target utama guna mengakhiri turnamen dengan catatan positif.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detikcom, jadwal sepak mula atau kick-off pertandingan ini akan berlangsung pada pukul 16.00 WIB. Laga tersebut akan digelar tepat sebelum partai final yang mempertemukan tuan rumah Thailand dengan RD Kongo di arena yang sama.
Tim kepelatihan telah mematangkan strategi dan mengevaluasi kelemahan yang terlihat pada pertandingan pembuka. Fokus utama saat ini adalah menjaga stabilitas performa pemain sepanjang jalannya pertandingan melawan wakil dari zona Oseania tersebut.
"Kami juga sudah melakukan persiapan yang baik menjelang kejuaraan ini. Jadi, kami akan berusaha memberikan yang terbaik di pertandingan FIFA Series 2026 ini," ujar Satoru Mochizuki, Pelatih Timnas Putri Indonesia.
Dalam menghadapi turnamen ini, Indonesia membawa kekuatan penuh sebanyak 27 pemain pilihan. Komposisi skuad kali ini juga melibatkan sejumlah pemain keturunan yang berkarier di kompetisi sepak bola Belanda guna meningkatkan kualitas permainan tim.
Upaya Diplomasi Sepak Bola Gianni Infantino di Kongres FIFA Vancouver Menuai Sorotan Global
Kehadiran pemain diaspora tersebut diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi kedalaman tim. Evaluasi mendalam dilakukan setelah pada laga perdana, Garuda Pertiwi harus mengakui keunggulan RD Kongo dengan skor telak 1-7.
Di sisi lain, Kaledonia Baru juga mengusung misi serupa setelah mereka menelan kekalahan 0-4 dari Thailand di babak sebelumnya. Pertemuan kedua tim diprediksi akan berjalan ketat karena keduanya sama-sama mengincar kemenangan perdana di ajang ini.
Kesiapan fisik dan mental para pemain terus dipantau secara intensif oleh tim medis dan kepelatihan. Satoru Mochizuki menegaskan bahwa anak asuhnya kini dalam kondisi siap tempur untuk memberikan perlawanan maksimal di lapangan.