PORTAL7.CO.ID - Bintang lini serang Liverpool, Mohamed Salah, kini tengah menjadi pusat perhatian menyusul kabar komunikasinya dengan klub raksasa Turki, Fenerbahce. Langkah ini diambil sebagai bagian dari penjajakan karier baru di tengah spekulasi masa depannya yang belum menemui titik terang di Stadion Anfield.

Pemain andalan tim nasional Mesir tersebut menunjukkan indikasi kuat untuk tetap berkarier di kompetisi sepak bola Benua Biru. Salah tampaknya lebih memilih untuk bersaing di level tertinggi Eropa dibandingkan menerima tawaran dari liga di luar kawasan tersebut.

Kabar mengenai pendekatan ini mulai mencuat setelah sang pemain tertangkap kamera memberikan apresiasi kepada pendukung setianya di Liverpool. Momen tersebut terjadi saat ia meninggalkan lapangan akibat cedera ringan dalam laga kontra Crystal Palace pada 25 April 2026 lalu.

Dilansir dari Bola, pihak agen sang pemain memberikan penegasan mengenai prioritas utama kliennya untuk musim mendatang. Keputusan ini diambil demi menjaga standar kompetisi yang dijalani oleh pemain berjuluk The Egyptian King tersebut.

"Kami tidak mempertimbangkan opsi Arab Saudi saat ini; kemungkinan besar tetap di Eropa," ujar Agen Mohamed Salah, Perwakilan Pemain.

Pihak manajemen Salah disebut sangat memprioritaskan kompetisi kasta tertinggi di Eropa demi menjaga performa sang bintang tetap berada di level puncak. Dikutip dari A Spor, telah terjadi dua kali pertemuan intensif antara pihak perwakilan pemain dengan manajemen Fenerbahce sepanjang bulan Ramadan untuk membahas detail kepindahan.

Dalam rangkaian negosiasi tersebut, Salah dilaporkan mengajukan syarat finansial yang cukup signifikan kepada klub asal Istanbul tersebut. Ia meminta kompensasi gaji senilai 20 juta euro per tahun sebagai bagian dari kesepakatan kontrak barunya.

Selain melalui perwakilan, Salah juga dikabarkan telah bertemu secara langsung dengan petinggi Fenerbahce untuk membicarakan visi jangka panjang klub. Namun, proses negosiasi saat ini tengah mengalami penundaan akibat dinamika internal yang sedang terjadi di tubuh klub tersebut.

Gejolak di internal Fenerbahce memuncak pasca kekalahan telak yang mereka alami dari rival abadi, Galatasaray. Situasi ini berdampak pada pemecatan pelatih kepala Domenico Tedesco dan rencana pengumuman pemilihan presiden klub yang baru dalam waktu dekat.