PORTAL7.CO.ID - Atmosfer di American Express Community Stadium terasa sangat hidup pada Rabu (22/4/2026) dini hari WIB. Namun bagi tim tamu, laga pekan ini justru menjadi mimpi buruk yang memperpanjang tren negatif mereka di kompetisi Liga Inggris musim ini.

Brighton & Hove Albion tampil begitu perkasa di hadapan pendukungnya sendiri dengan melibas Chelsea tiga gol tanpa balas. Kemenangan meyakinkan ini sekaligus menegaskan dominasi tuan rumah atas tim asal London tersebut sepanjang jalannya pertandingan.

Tiga gol kemenangan Brighton masing-masing disumbangkan melalui aksi impresif Ferdi Kadioglu, Jack Hinshelwood, dan penyerang senior Danny Welbeck. Penampilan solid lini serang mereka membuat barisan pertahanan lawan kewalahan sejak peluit pertama dibunyikan.

Dominasi tim berjuluk The Seagulls ini terlihat sangat jelas jika merujuk pada catatan statistik pertandingan yang dilansir dari Detik Sport. Tuan rumah tercatat berhasil melepaskan tujuh tembakan akurat yang mengarah langsung ke gawang lawan.

Kondisi sebaliknya justru dialami oleh Chelsea yang menunjukkan performa di bawah standar bagi tim papan atas. Sepanjang waktu normal, tim asuhan Liam Rosenior tersebut gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran ke arah gawang Brighton.

"Mereka terlihat seperti tim yang belum pernah bermain bersama sebelumnya. Yang lebih parah lagi, ini adalah penampilan yang benar-benar tidak punya nyali," ujar Chris Sutton dilansir dari BBC.

Kritik pedas dari mantan penyerang Premier League tersebut menggambarkan betapa buruknya koordinasi antar pemain di dalam lapangan. Chelsea dinilai kehilangan identitas permainan dan gagal memberikan perlawanan yang berarti bagi tuan rumah.

"Mereka kekurangan intensitas yang nyata. Chelsea benar-benar dibuat tidak berkutik oleh Brighton," tambah Chris Sutton dalam komentarnya kepada BBC.

Kekalahan telak ini mengakibatkan posisi Chelsea tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan perolehan 48 poin. Hasil minor ini menambah daftar panjang evaluasi bagi manajemen klub untuk memperbaiki performa tim di sisa musim.