PORTAL7.CO.ID - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan rencana untuk mengaktifkan kembali skema insentif bagi pembelian kendaraan listrik di Indonesia. Kebijakan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam mendorong transisi menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Rencana awal pemerintah adalah memberikan dukungan melalui insentif untuk kuota sebanyak 100 ribu unit mobil listrik. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam membangun ekosistem kendaraan listrik nasional yang lebih solid.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa dukungan ini akan bersifat berkelanjutan, tidak terbatas hanya pada kuota awal. Jika kuota 100 ribu unit mobil listrik tersebut terserap oleh pasar, pemerintah siap menambah alokasi insentif tambahan.
"Kira-kira untuk mobil listrik akan kita kasih 100 ribu mobil listrik. Kalau habis kita kasih lagi, kalau habis kita kasih lagi," ujar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Purbaya menambahkan bahwa detail teknis mengenai besaran dan bentuk insentif tersebut masih dalam tahap finalisasi. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) ditugaskan untuk menyusun prosedur teknis yang akan diterapkan.
Mekanisme pemberian insentif ini disebut akan mengadopsi skema yang telah sukses diterapkan sebelumnya pada subsidi kendaraan roda dua bertenaga listrik. Hal serupa juga berlaku untuk sepeda motor listrik, di mana penambahan kuota akan dilakukan jika kuota sebelumnya habis.
"Skemanya Menperin (Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita yang mengatur. Motor listrik juga sama, kalau habis kita kasih lagi, kalau habis kita kasih lagi," tambah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Rencana kebijakan ini disambut baik oleh pelaku industri otomotif nasional, termasuk PT Indomobil National Motor. CEO perusahaan tersebut, Tan Kim Piauw, mengapresiasi konsistensi pemerintah dalam mendukung program elektrifikasi.
"Kita sangat apresiasi rencana pemerintah ini, bahwa mereka konsisten dengan rencana awal. Selain kita mendukung masyarakat dunia, lingkungan lebih bersih dan hijau, salah satunya adalah kita mengubah kendaraan menjadi listrik. Sebenarnya program pemerintah ini sudah jelas sejak awal," ungkap Tan Kim Piauw, CEO PT Indomobil National Motor.