PORTAL7.CO.ID - Keputusan manajemen Chicago Bulls untuk melepaskan Jaden Ivey, guard muda yang memiliki potensi besar, telah menimbulkan gejolak di kalangan penggemar NBA. Pemutusan kontrak ini terjadi pada hari Senin, 30 Maret 2026, setelah serangkaian peristiwa yang melibatkan sang pemain.

Keputusan dramatis ini diambil tak lama setelah Ivey menggunakan platform Instagram Live untuk menyampaikan pandangan pribadinya mengenai isu-isu sosial dan keagamaan. Kontroversi ini menjadi pemicu utama di balik langkah cepat yang diambil oleh organisasi Bulls.

Jaden Ivey tercatat sebagai pilihan kelima secara keseluruhan dalam NBA Draft tahun 2022, menandakan ekspektasi tinggi yang disematkan padanya. Selama satu musim penuh bersama Bulls, pemain berusia 22 tahun tersebut membukukan statistik rata-rata 9,3 poin, 3,0 rebound, dan 2,9 assist per gim.

Dilansir dari National Today dan Hindustan Times, kritik Ivey secara spesifik diarahkan pada inisiatif NBA untuk mendukung komunitas LGBTQ+ melalui acara Pride. Ia menyatakan keberatan terhadap agenda perayaan tersebut yang dianggapnya bertentangan dengan keyakinannya.

Ivey mengutarakan pandangannya secara eksplisit dalam siaran langsung tersebut, menyatakan bahwa liga mengajak partisipasi dalam perayaan yang ia anggap keliru. "Mereka mengajak kita bergabung dalam Bulan Pride untuk merayakan ketidakbenaran. Mereka menyuarakannya di papan iklan dan di jalanan," ujar Jaden Ivey saat sesi tersebut.

Menanggapi pernyataan tersebut, manajemen Chicago Bulls segera merilis pernyataan resmi yang mengindikasikan bahwa tindakan Ivey dianggap sebagai perilaku yang merugikan citra dan nilai-nilai tim. Hal ini memperjelas adanya ketidaksesuaian antara pandangan pemain dengan kebijakan organisasi.

Pelatih Kepala Chicago Bulls, Billy Donovan, turut memberikan komentar perihal situasi yang menimpa pemainnya tersebut, menekankan pentingnya profesionalisme di lingkungan tim. "Hal pertama adalah setiap orang datang dengan pengalaman pribadi masing-masing, tetapi kita semua harus tetap profesional," kata Billy Donovan dikutip dari Chicago Tribune.

Donovan juga menegaskan standar perilaku yang harus dijunjung tinggi oleh setiap anggota tim dalam menjalankan tugas profesional mereka sehari-hari. "Harus ada tingkat rasa hormat yang tinggi satu sama lain, dan kita harus saling membantu serta bertanggung jawab terhadap standar tersebut," tutur Donovan menambahkan.

Latar belakang Jaden Ivey menunjukkan dirinya berasal dari keluarga yang sangat kental dengan dunia olahraga profesional. Ibunya, Niele Ivey, saat ini menjabat sebagai kepala pelatih tim bola basket wanita di Universitas Notre Dame.