PORTAL7.CO.ID - Ratusan bendahara baru yang ditugaskan di berbagai jenjang sekolah menengah di wilayah kerja Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah VIII Barru-Parepare-Pinrang baru-baru ini menerima pembekalan esensial mengenai tata kelola keuangan. Pembekalan ini sangat krusial mengingat kompleksitas yang melekat pada pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk tahun anggaran 2026.

Kegiatan penting ini dilaksanakan pada hari Selasa, 31 Maret 2026, bertempat di Aula SMAN 5 Parepare. Tujuan utama penyelenggaraan acara ini adalah untuk menyamakan persepsi seluruh peserta mengenai interpretasi regulasi terbaru.

Selain menyelaraskan pemahaman, sesi ini juga dirancang untuk memperkuat kompetensi teknis para bendahara dalam menjalankan tugas administratif dan pelaporan keuangan sekolah. Hal ini penting guna mencegah potensi kesalahan fatal dalam alokasi dana operasional.

Salah satu poin pembahasan yang mendapatkan sorotan tajam adalah penekanan pada aspek akuntabilitas. Hal ini menjadi landasan utama dalam setiap proses pengambilan keputusan terkait pemanfaatan dana yang diterima sekolah.

Narasumber utama dalam sesi tersebut secara tegas menyampaikan pesan pentingnya pertanggungjawaban penuh atas setiap rupiah yang dibelanjakan. Fokus pada transparansi diharapkan dapat meminimalisir risiko penyalahgunaan anggaran di tingkat satuan pendidikan.

"Kami menekankan keras pentingnya akuntabilitas dalam setiap alokasi dana yang diterima sekolah," ujar salah satu narasumber utama dalam sesi yang menarik perhatian puluhan peserta.

Dilansir dari JABARONLINE.COM, pembekalan ini secara spesifik menyasar bendahara baru, mengindikasikan adanya kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kapasitas mereka sejak awal menjabat. Hal ini menunjukkan keseriusan dinas pendidikan dalam memastikan kepatuhan regulasi sejak dini.

Antusiasme peserta terlihat jelas, di mana puluhan bendahara aktif mengikuti setiap sesi materi yang disajikan. Mereka berupaya menyerap informasi sebanyak mungkin untuk diterapkan langsung di lingkungan sekolah masing-masing mulai tahun ajaran mendatang.

Acara yang berlangsung di Aula SMAN 5 Parepare ini menandai langkah proaktif Cabdin Wilayah VIII dalam menjamin keberlanjutan dan ketepatan sasaran penyaluran Dana BOS tahun 2026. Langkah ini diharapkan menciptakan ekosistem keuangan sekolah yang lebih bersih dan terpercaya.