PORTAL7.CO.ID - Keputusan Chicago Bulls untuk melepas pemain guard Jaden Ivey secara tiba-tiba memicu reaksi panjang dari sang atlet. Ivey, yang berusia 24 tahun, memilih merespons melalui unggahan video berdurasi 34 menit di media sosial.
Pemutusan kontrak ini terjadi pada hari Senin waktu setempat, menyusul penilaian manajemen Bulls bahwa perilaku Ivey di media sosial telah merugikan keharmonisan tim. Keputusan tersebut mengakhiri masa baktinya yang relatif singkat bersama tim tersebut.
Dalam klip yang diunggahnya saat hendak berada di pesawat, Ivey menyuarakan kebingungannya mengenai klaim tim yang menyebut perilakunya mengganggu keutuhan grup. Ia menekankan bahwa saat itu ia sedang menjalani proses rehabilitasi cedera lutut dan tidak berada bersama tim.
"Mereka bilang perilaku Anda merugikan tim. Saya bahkan belum bersama tim karena sedang menjalani rehabilitasi cedera lutut," ujar Jaden Ivey dalam klip Instagram tersebut.
Mantan pemain Detroit Pistons ini juga mengungkapkan kekhawatiran bahwa keputusan ini dapat menghambat peluangnya untuk direkrut oleh tim NBA lainnya di masa depan. Ia merasa bahwa citranya kini telah dibatasi oleh kontroversi yang terjadi.
Lebih lanjut, Ivey menyentuh isu-isu yang lebih filosofis, menyinggung bintang-bintang besar NBA seperti Stephen Curry, LeBron James, dan Michael Jordan terkait keyakinan spiritual mereka.
"Hal-hal ini tidak akan penting pada Hari Penghakiman, semua cincin juara yang dimiliki Curry, LeBron James, dan Michael Jordan," tutur Ivey dalam unggahannya.
Ivey juga membeberkan perjalanan transformasinya sejak memasuki NBA pada tahun 2022 sebagai pilihan kelima draft. Ia mengaku pernah berjuang melawan kecanduan alkohol dan pornografi sebelum menemukan kedamaian melalui keyakinan religiusnya.
Meskipun karier basketnya sedang berada di titik tidak menentu, Ivey menegaskan bahwa keyakinan barunya telah membantunya menghadapi kesulitan tersebut dan merasa lebih berarti dalam hidupnya.