PORTAL7.CO.ID - Spekulasi mengenai kelanjutan karier Mohamed Salah di Anfield kembali mengemuka seiring mendekatnya jendela transfer musim panas 2026. Ketidakpastian ini muncul bersamaan dengan periode transisi internal yang tengah dijalani oleh klub raksasa Inggris tersebut.
Ikon Liverpool yang telah mengabdi hampir satu dekade ini belum memberikan kepastian final terkait apakah ia akan memperpanjang masa baktinya. Meskipun belum ada sinyal kuat untuk hengkang, sang bintang Mesir juga belum menandatangani komitmen jangka panjang baru.
Situasi ini diperumit oleh fakta bahwa manajemen Liverpool sedang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap arah klub ke depan. Evaluasi tersebut tidak hanya mencakup masa depan pelatih Arne Slot, tetapi juga nasib sejumlah pemain senior lainnya dalam skuat.
Minat serius dari klub-klub Timur Tengah dilaporkan menguat kembali pada momen krusial ini. Al Hilal disebut-sebut sebagai klub terdepan yang sangat berambisi untuk merekrut Salah dengan tawaran kontrak yang sangat menggiurkan.
Ketertarikan dari klub-klub Arab Saudi bukanlah hal baru dalam beberapa musim terakhir. Namun, periode transisi Liverpool ini dianggap sebagai momentum ideal bagi tim-tim tersebut untuk mewujudkan transfer bernilai besar tersebut.
Performa Salah yang meski tetap vital, kini juga memicu perdebatan mengenai waktu yang tepat untuk perpisahan. Ada pandangan bahwa musim panas ini bisa menjadi titik ideal bagi kedua belah pihak untuk berpisah secara harmonis.
Bagi Liverpool, melepas sang pemain kunci dapat membuka peluang besar untuk melakukan regenerasi skuad dan menyuntikkan kesegaran di lini serang mereka. Sementara itu, Salah mungkin mencari tantangan baru, baik di Saudi Arabia maupun kompetisi elite lainnya.
Keputusan definitif mengenai masa depan pemain berusia 30-an ini diperkirakan akan muncul dalam beberapa minggu ke depan. Jika kesepakatan kontrak baru tidak tercapai, manajemen The Reds harus segera memutuskan opsi mempertahankan legenda atau memulai era baru tanpanya.
Secara terpisah, Salah baru saja menorehkan sejarah penting dalam kompetisi antarklub Eropa. Hal ini terjadi setelah Liverpool berhasil menaklukkan Galatasaray dengan skor telak 4-0 di Anfield pada Kamis (19/3/2026) dini hari WIB.