PORTAL7.CO.ID - Arsenal secara resmi mengamankan tempat di babak final Liga Champions musim 2025/2026 setelah berhasil menyingkirkan Atletico Madrid dalam laga semifinal leg kedua. Pertandingan krusial tersebut berlangsung pada Rabu (6/5/2026) dini hari WIB di Stadion Emirates.

Kemenangan tipis 1-0 dalam pertandingan kandang tersebut menjadi kunci keberhasilan The Gunners, yang membuat mereka unggul dengan agregat skor 2-1 atas perwakilan Spanyol tersebut. Gol tunggal pada laga tersebut dicetak oleh bintang muda andalan mereka, Bukayo Saka.

Hasil ini mengakhiri penantian panjang bagi klub asal London Utara tersebut yang sudah dua dekade tidak merasakan atmosfer final Liga Champions. Prestasi tertinggi terakhir mereka adalah pada tahun 2006, meskipun saat itu mereka harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari Barcelona dengan skor 1-2.

Kepastian melaju ke final didapatkan setelah pertemuan pertama kedua tim pekan sebelumnya berakhir imbang 1-1 saat Atletico Madrid menjadi tuan rumah. Kemenangan di Emirates ini sekaligus menegaskan dominasi skuad asuhan Mikel Arteta dalam duel dua leg tersebut.

Kini, fokus Arsenal beralih menantikan lawan mereka di partai puncak yang akan ditentukan pada hari berikutnya. Mereka akan menghadapi pemenang antara Bayern Munchen melawan Paris Saint-Germain (PSG) yang dijadwalkan bertanding di Allianz Arena pada Kamis (7/5/2026) dini hari WIB.

Saat diwawancarai mengenai calon lawannya di final, Bukayo Saka memilih untuk bersikap hati-hati dan menjaga diplomasi di hadapan media. Ia menegaskan bahwa keputusan mengenai lawan yang diinginkan sudah ada di internal tim.

"Ayolah kawan, kamu tidak bisa menanyakan itu. Anda tahu saya harus memberi jawaban diplomatis kepada media," ujar Saka, pemain sayap Arsenal, saat menjawab pertanyaan dari CBS Sport yang diajukan oleh Micah Richard.

Saka menambahkan bahwa meskipun ia tidak bisa mengungkapkannya secara terbuka kepada publik, pilihan ideal timnya sudah tersirat dalam pembicaraan internal mereka. "Kamu pasti tahu betul siapa yang mau kami hadapi, cuma itu yang saya bisa katakan," kata Saka, pemain sayap Arsenal.

Pertandingan final nanti diprediksi akan sarat akan narasi menarik, terutama jika Arsenal bertemu salah satu dari dua kandidat lawan tersebut. Arsenal memiliki memori pahit melawan PSG yang menyingkirkan mereka di semifinal musim lalu dengan agregat 3-1.