PORTAL7.CO.ID - Paris Saint-Germain (PSG) sedang dalam fase persiapan intensif menjelang pertandingan penentuan leg kedua semifinal Liga Champions melawan Bayern Munich. Duel krusial ini akan menentukan tim mana yang berhak melaju ke partai puncak kompetisi Eropa paling bergengsi musim ini.
Pertandingan penentu ini dijadwalkan akan terselenggara di markas kebanggaan Bayern, Allianz Arena, pada Kamis dini hari, 7 Mei 2026 waktu Indonesia Barat. PSG harus menampilkan performa maksimal dan sangat disiplin demi mengamankan keunggulan agregat yang mereka miliki.
Tim raksasa Prancis tersebut saat ini memegang keunggulan agregat yang cukup tipis setelah berhasil memenangkan laga dramatis pada pertemuan pertama. Pertandingan kandang di Parc des Princes itu berakhir dengan skor akhir 5-4 untuk keunggulan PSG.
Kemenangan dramatis tersebut diraih berkat kontribusi gol dari beberapa pemain kunci, termasuk Khvicha Kvaratskhelia, Joao Neves, dan Ousmane Dembele. Meskipun demikian, lini pertahanan PSG sempat kemasukan empat gol yang menjadi perhatian serius jelang laga tandang.
Gelandang muda PSG, Warren Zaïre-Emery, menjadi salah satu figur yang menyoroti pentingnya aspek taktis dalam menghadapi raksasa Jerman tersebut. Ia menekankan perlunya konsentrasi penuh sepanjang 90 menit pertandingan di Munich.
Zaïre-Emery membeberkan bahwa disiplin taktis adalah kunci utama yang harus dipegang teguh oleh rekan-rekannya di Allianz Arena. Mereka harus meminimalisir kesalahan individu yang dapat dimanfaatkan oleh serangan balik cepat Bayern Munich.
"PSG harus tampil sangat disiplin untuk mengamankan tiket menuju babak final," merupakan poin penting yang disampaikan oleh Zaïre-Emery mengenai persiapan timnya menghadapi laga tandang tersebut. Hal ini ditegaskan sebagai prioritas utama dalam strategi mereka.
Dilansir dari JABARONLINE.COM, pertemuan pertama menyajikan permainan terbuka dengan total sembilan gol tercipta, menunjukkan potensi serangan kedua tim yang sangat tajam. Namun, untuk leg kedua, PSG kemungkinan akan mengadopsi pendekatan yang lebih hati-hati.
Keunggulan agregat 5-4 memberikan sedikit nafas bagi PSG, namun keunggulan tersebut sangat rentan di kompetisi sekelas Liga Champions. Permainan di kandang Bayern menuntut pertahanan yang solid dan efektivitas dalam serangan balik.