PORTAL7.CO.ID - Sebuah insiden mengejutkan terjadi di internal klub raksasa Spanyol, Real Madrid, di mana gelandang Aurelien Tchouameni dilaporkan melakukan tindakan fisik terhadap rekan setimnya, Federico Valverde. Peristiwa ini terjadi di ruang ganti usai sesi latihan tim dan dilaporkan menyebabkan Valverde memerlukan penanganan medis.

Perkelahian fisik ini menjadi sorotan utama karena diduga kuat merupakan puncak ketegangan internal yang sudah memanas sejak pemecatan pelatih Xabi Alonso pada bulan Januari lalu. Situasi di skuad El Real disebut-sebut semakin tidak stabil pasca pergantian tampuk kepelatihan tersebut.

Kronologi insiden bermula dari sesi latihan, di mana Valverde diduga menolak bersalaman dengan Tchouameni dan menunjukkan sikap bermain yang terlalu keras di lapangan. Perdebatan sengit antara kedua pemain tersebut terus berlanjut hingga sesi latihan berakhir, yang kemudian berujung pada insiden pemukulan.

Dikutip dari Detik Sport melalui Marca, konfrontasi fisik yang terjadi di ruang ganti tersebut bahkan memaksa Federico Valverde untuk dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan intensif atas luka yang dideritanya.

Manajemen klub saat ini telah turun tangan dan sedang melakukan investigasi mendalam terhadap perkelahian serius antara kedua pemain tersebut. Pihak manajemen berupaya keras untuk menentukan sanksi disipliner yang sesuai bagi Tchouameni maupun Valverde atas tindakan mereka.

Perselisihan ini dipercaya menjadi titik kulminasi dari perpecahan di dalam skuad yang sudah ada sejak awal tahun 2026, menyusul keputusan kontroversial manajemen mendepak Xabi Alonso dari kursi kepelatihan.

Dikutip dari El Mundo, keputusan pemecatan Alonso diambil setelah tim mengalami kekalahan menyakitkan dari rival abadi mereka, Barcelona, dalam pertandingan final Piala Super Spanyol beberapa waktu sebelumnya.

Keputusan pemecatan tersebut dikabarkan telah menciptakan dua kubu yang jelas di dalam tim; sebagian pemain mendukung keputusan tersebut, sementara yang lain masih menyatakan kesetiaan dan kepercayaan penuh terhadap mantan pelatih Bayer Leverkusen tersebut.

Situasi kian memburuk dengan penunjukan Alvaro Arbeloa sebagai pengganti Alonso, yang dinilai belum mampu mengembalikan kestabilan internal tim. Arbeloa kini berada di bawah sorotan tajam karena dianggap gagal mencegah dan tidak segera turun tangan saat insiden fisik antara Tchouameni dan Valverde pecah.