PORTAL7.CO.ID - Tim bulu tangkis putra Indonesia menghadapi babak eliminasi yang mengejutkan dalam gelaran Thomas Cup 2025 yang diselenggarakan di Denmark. Langkah perjuangan mereka harus terhenti secara prematur, yaitu saat kompetisi masih berada di fase grup.

Peristiwa ini menandai catatan sejarah yang kurang mengenakkan bagi kontingen Merah Putih. Ini merupakan kali pertama dalam sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di turnamen beregu putra paling bergengsi tersebut, mereka gagal melaju dari babak penyisihan grup.

Momen penentu nasib tim Garuda terjadi dalam pertandingan krusial yang menentukan nasib mereka di Grup D. Indonesia tercatat harus menelan kekalahan telak dengan skor akhir 1-4 saat berhadapan dengan tim kuat dari Prancis.

Duel penting tersebut berlangsung pada Rabu dini hari WIB, tepatnya tanggal 29 April 2026. Pertandingan ini menjadi titik balik yang sangat disayangkan bagi para pendukung tim nasional Indonesia.

Lokasi berlangsungnya pertandingan penentuan itu adalah di Forum Horsens, Denmark. Arena ini menjadi saksi bisu berakhirnya harapan Indonesia untuk mempertahankan dominasi atau setidaknya melaju lebih jauh di turnamen tersebut.

Kekalahan ini sangat mengejutkan mengingat reputasi besar yang melekat pada tim putra Indonesia dalam ajang Thomas Cup. Kegagalan melewati fase grup ini menjadi pukulan pahit yang harus diterima oleh seluruh elemen tim.

Dilansir dari JABARONLINE.COM, kekalahan yang dialami Indonesia dari Prancis dengan skor 1-4 tersebut menjadi penutup perjuangan mereka di edisi Thomas Cup kali ini. Hasil 1-4 menunjukkan dominasi yang cukup signifikan dari pihak lawan pada hari itu.

"Tim bulu tangkis putra Indonesia harus mengakhiri perjuangannya di ajang Thomas Cup 2025 di Denmark secara prematur setelah gagal melewati fase grup," ujar perwakilan media, merangkum situasi yang terjadi.

"Kekalahan ini menjadi catatan kelam karena merupakan kali pertama sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di turnamen bergengsi tersebut," tambah sumber berita tersebut, menegaskan dampak historis dari hasil ini.