PORTAL7.CO.ID - Keputusan mengejutkan datang dari bintang tenis Spanyol, Carlos Alcaraz, yang secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari ajang bergengsi French Open 2026. Kehadiran Alcaraz sangat dinantikan karena ia merupakan juara bertahan di turnamen lapangan tanah liat tersebut selama dua tahun terakhir.
Keputusan ini diambil menyusul masalah fisik yang menimpanya, yakni cedera pada pergelangan tangan kanannya yang mulai terasa sejak pekan lalu. Meskipun sempat bertanding di Barcelona Open, kondisi ini mengharuskannya mundur untuk menjalani evaluasi medis mendalam.
Keputusan mundur ini menjadi langkah pencegahan penting bagi Alcaraz, yang juga berdampak pada partisipasinya di dua turnamen lapangan tanah liat lainnya sebelum Roland Garros. Prioritas utama saat ini adalah proses pemulihan total untuk memastikan kesehatan jangka panjang sang atlet.
Pengumuman resmi mengenai penarikan diri ini disampaikan langsung oleh Alcaraz melalui akun media sosial pribadinya pada hari Jumat, 24 April. Ia menyatakan bahwa berdasarkan hasil tes medis, tim memutuskan untuk berhati-hati.
"Setelah hasil tes yang dilakukan hari ini, kami telah memutuskan bahwa hal yang paling bijaksana adalah berhati-hati dan tidak berpartisipasi di Roma atau Roland Garros, sementara kami menilai situasi untuk menentukan kapan kami bisa kembali ke lapangan," tulis Carlos Alcaraz dalam pernyataannya.
Alcaraz mengakui bahwa situasi cedera ini merupakan fase yang menantang dalam perjalanan kariernya sebagai petenis elit dunia. Meskipun demikian, ia tetap menunjukkan optimisme tinggi mengenai prospek pemulihan yang akan ditempuh.
Upaya Diplomasi Sepak Bola Gianni Infantino di Kongres FIFA Vancouver Menuai Sorotan Global
"Ini adalah masa sulit bagi saya, tetapi saya yakin kami akan keluar dari ini dengan lebih kuat," tambah Alcaraz, menunjukkan semangat juangnya meski harus absen dari Paris.
Sebelum insiden ini, Alcaraz baru saja mencatatkan prestasi gemilang berupa kemenangan di Australian Open pada bulan Februari, yang merupakan gelar grand slam ketujuhnya. Kemenangan tersebut juga menjadikannya petenis termuda yang berhasil mengoleksi empat gelar grand slam berbeda.
Kabar absennya juara bertahan ini segera mendapat respons dari rekan-rekan kompetitornya, termasuk Jannik Sinner, yang menyampaikan simpati atas kondisi yang dialami Alcaraz. Dilansir dari Detik Sport, Sinner menilai berita ini sangat disayangkan.