Arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, terpantau mengalami kepadatan signifikan pada pertengahan Februari 2026. Kondisi ini dipicu oleh kombinasi libur panjang Imlek serta meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang datangnya bulan suci Ramadan. Sejumlah titik utama pintu masuk menuju Kota Intan mulai dipadati oleh kendaraan pribadi dari luar daerah.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Senin (16/2/2026) sore, antrean kendaraan terlihat memanjang di kawasan Jalan Raya Kadungora. Jalur ini merupakan akses utama bagi pengendara yang datang dari arah Bandung menuju pusat kota Garut. Puncak kepadatan terpantau terjadi sekitar pukul 15.59 WIB dengan laju kendaraan yang melambat drastis.

Peningkatan volume kendaraan di jalur selatan ini sebenarnya sudah mulai dirasakan sejak Sabtu (14/2/2026) lalu. Banyak warga memanfaatkan momen libur panjang untuk berwisata sekaligus melakukan tradisi ziarah sebelum memasuki bulan puasa. Arus kendaraan tidak hanya menuju pusat Garut, tetapi juga banyak yang melintas menuju arah Tasikmalaya.

Kasat Lantas Polres Garut, AKP Lucky Martono, mengonfirmasi adanya lonjakan volume kendaraan yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Pihaknya terus melakukan pemantauan intensif di titik-titik rawan kemacetan untuk memastikan kelancaran arus. Menurutnya, koordinasi dengan jajaran kepolisian di wilayah tetangga juga terus dilakukan guna mengantisipasi penumpukan kendaraan.

Untuk mengatasi kemacetan yang semakin parah, pihak kepolisian telah menyiapkan dan menerapkan sejumlah strategi rekayasa lalu lintas. Salah satu langkah yang diambil adalah penerapan sistem satu arah atau one way secara situasional di titik-titik krusial. Strategi ini diharapkan dapat menarik arus kendaraan agar tidak terjadi stagnasi yang berkepanjangan di jalan raya.

Petugas di lapangan tampak bersiaga penuh untuk mengatur jalannya arus lalu lintas di sepanjang jalur Kadungora hingga Leles. Selain menerapkan sistem satu arah, polisi juga melakukan pengaturan di setiap persimpangan yang menjadi titik hambatan. Cuaca yang cukup cerah di lokasi turut membantu kelancaran proses evakuasi kepadatan oleh para personel kepolisian.

Pengendara diimbau untuk tetap bersabar dan selalu mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama selama di perjalanan. Kondisi lalu lintas diprediksi masih akan fluktuatif hingga berakhirnya masa libur panjang dan memasuki awal Ramadan. Tetap pastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jarak jauh melewati wilayah Garut.