PORTAL7.CO.ID - Petenis muda asal Italia, Jannik Sinner, sukses mencatatkan namanya dalam sejarah tenis dengan meraih gelar prestisius "Sunshine Double" pada Miami Open 2026. Pencapaian ini diraih setelah ia berhasil menundukkan Jiri Lehecka di babak final yang berlangsung pada Minggu, 29 Maret 2026.
Kemenangan ini didapatkan Sinner melalui skor identik 6-4, 6-4 atas wakil Republik Ceko tersebut. Prestasi ini mengukuhkan dominasi Sinner di turnamen besar Amerika Serikat, menyamai torehan yang sebelumnya dicapai oleh legenda tenis dunia.
Keberhasilan menjuarai Indian Wells dan Miami Open secara berurutan dalam satu musim adalah sebuah pencapaian langka dalam dunia tenis putra. Rekor ini terakhir kali diukir oleh Roger Federer pada tahun 2017 silam.
Pertandingan final tersebut sempat mengalami gangguan signifikan akibat faktor cuaca ekstrem. Hujan deras memaksa laga ditunda selama 90 menit sebelum dimulai, dan kemudian terhenti lagi selama 80 menit saat set kedua baru berjalan satu gim.
Meskipun jadwal pertandingan terganggu, Sinner tetap menunjukkan performa yang sangat solid dan dominan sepanjang laga. Petenis yang menempati peringkat kedua dunia itu berhasil memenangkan 92 persen dari poin servis pertamanya.
Selain itu, Sinner juga menunjukkan ketangguhan mental dengan berhasil menyelamatkan seluruh tiga kesempatan break point yang dihadapi sepanjang pertandingan. Hal ini menjadi kunci penting dalam mempertahankan keunggulan skornya.
Di sisi lain, Jiri Lehecka, yang saat itu berada di peringkat 22 dunia, memberikan perlawanan yang cukup gigih, terutama dalam laga final Masters 1000 pertamanya. Ia sempat berhasil menggagalkan lima peluang break point Sinner pada set kedua.
Momen krusial terjadi pada gim kesembilan set kedua ketika Sinner berhasil mematahkan servis Lehecka untuk memimpin 5-4, sebelum akhirnya mengunci kemenangan melalui sebuah forehand volley yang akurat pada poin penentuan.
"Melakukan Sunshine Double di sini untuk pertama kalinya sungguh luar biasa. Ini adalah sesuatu yang tidak pernah saya bayangkan karena sangat sulit dicapai," ujar Jannik Sinner dalam sesi wawancara di lapangan setelah pertandingan.